Polisi Selidiki Sekretariat GMNI yang Terbakar di Cianjur

CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 16:39 WIB
Polisi Selidiki Sekretariat GMNI yang Terbakar di Cianjur Ilustrasi kebakaran. (Yonhap via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Cianjur menyatakan pihaknya masih menyelidiki bangunan Sekretariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cianjur yang terbakar pada Jumat (16/8) dini hari.

"Kita masih pendalaman, masih melihat situasinya bagaimana. Kita selidiki dulu," ujar Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Polisi Soliyah saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Soliyah mengatakan pihaknya belum menemukan dugaan bahwa sekretariat itu sengaja dibakar. Ia memastikan bakal memeriksa lebih lanjut kebakaran di bangunan tersebut.


"Belum ada indikasi dibakar. Kita masih selidiki," katanya.
Sekretariat GMNI yang berlokasi di Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur itu terbakar. Api membakar sebagian ruang bagian belakangan bangunan tersebut.

Kondisi bangunan disebut kosong ketika kebakaran terjadi. Hanya ada sejumlah sepeda motor yang terparkir di ruang sekretariat.

Sementara itu hingga saat ini pihak GMNI belum dapat dihubungi.
Sebelumnya, GMNI Cianjur mengikuti demonstrasi yang digelar oleh sejumlah organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus. Demo tersebut diikuti sekitar 50 orang, selain dari GMNI ada pula dari PC PMII Cianjur, HMI Cianjur, HIMAT, CIF.

Unjuk rasa itu dilakukan terkait pengangguran, sempitnya lahan pekerjaan, dan kurangnya sarana pendidikan masyarakat Cianjur.

Dalam aksi tersebut polisi terbakar saat mengamankan demo. Aiptu Erwin, anggota polisi yang terbakar, menderita luka bakar mencapai 64 persen.

Polisi telah mengamankan 30 orang peserta aksi unjuk rasa di Cianjur yang berujung pada terbakarnya anggota kepolisian. Namun belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

[Gambas:Video CNN] (psp/pmg)