Evaluasi Perluasan Ganjil Genap, Dishub DKI Hapus Satu Rute

CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 13:16 WIB
Evaluasi Perluasan Ganjil Genap, Dishub DKI Hapus Satu Rute Ilustrasi. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ada perubahan rute pada perluasan ganjil genap yang diujicobakan sejak awal Agustus.

Uji coba perluasan ganjil genap akan berakhir hari ini, Jumat (6/9). Setelah itu Pemprov DKI Jakarta akan mulai memberlakukan perluasan ganjil genap secara permanen.

Selama masa uji coba, penerapan ganjil genap diperpanjang dari pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dilanjutkan pada 16.00 WIB-21.00 WIB. Perubahan lain, kata Syafrin, perluasan ganjil genap ke depannya tidak akan berlaku di wilayah Salemba Raya, Jakarta Pusat.


"[Rute] tetap, semua tetap. Kecuali yang di Jalan Salemba Raya itu, penggal dari Simpang Imam Bonjol ke arah utara yang ke arah simpang Matraman-Salemba itu dibebaskan yang di depan (RS) Carolus," kata Syafrin saat dihubungi.

Menurut dia keputusan perubahan rute itu diambil berdasarkan hasil uji coba. Ia mengatakan banyak kendaraan dari arah Jalan Diponegoro yang melanggar aturan ganjil genap.

Diketahui arah jalan Diponegoro merupakan arus kendaraan satu arah sehingga pengguna kendaraan kesulitan mematuhi peraturan itu.

"Karena Diponegoro kan satu arah. Jadi orang kalau sudah masuk ke Diponegoro, itu enggak bisa balik lagi dia, mau enggak mau harus melanggar ganjil genap. Oleh sebab itu, dia harus balik kanan, keluar ganjil genap," ucapnya.

Meski begitu ia masih enggan menyampaikan kapan aturan perluasan ganjil genap itu akan diteken oleh gubernur.

Sebelum disahkan ia mengaku pihaknya telah memasang rambu-rambu di sejumlah ruas jalan yang terkena aturan itu.

"Sudah terpasang semua. Rambu-rambu semua sudah terpasang," tutup dia.

Sebelumnya, Syafrin mengatakan Anies akan segera meneken peraturan gubernur (pergub) tentang perluasan kebijakan penerapan ganjil genap.

Pergub ini merupakan perubahan Pergub Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Genap Ganjil.

"Segera, segera [diteken]," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada para wartawan saat dihubungi, Kamis (5/9).

[Gambas:Video CNN]


(ani/wis)