Menurut Anies, situasi Jakarta yang belum stabil mengharuskan dirinya membatalkan perjalanan tersebut.
"Tetapi melihat perkembangan beberapa hari ini, di mana situasi keamanan dan ketertiban masih belum sepenuhnya baik (stabil), maka saya putuskan untuk tidak berangkat dan tetap berada di Jakarta," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Anies Tak Akan Cabut KJP Siswa Peserta Demo |
Dalam acara ini diketahui Anies akan menjadi pembicara pada sesi sharing khusus untuk para pemimpin kota. Kemudian akan ada sesi deklarasi Clean Air Cities Declaration bersama wali kota Paris, Los Angeles, Bercelona, Copenhagen, Delhi, dan Portland.
[Gambas:Video CNN]
Sebelum ke Copenhagen, Anies sempat mendapat sorotan karena melakukan perjalanan dinas ke sejumlah negara. Adapun negara yang baru-baru ini ia kunjungi adalah Kolumbia dan New York. Anies berada di dua negara itu selama 10 hari.
Menurut Anies kunjungan kerjanya ke luar negeri masih dalam tahap normal. Setiap pertemuan yang ia datangi, kata Anies, menyangkut jabatannya sebagai pemimpin daerah.
"Kalau saat ini orang tidak tahu, pergi ke luar negeri itu apa jalan-jalan, studi banding, atau berbicara. Kalau saya pergi saya pasti berbicara pasti kegiatan resmi dengan pemerintah di sana," katanya.