Pemprov Anggarkan Rp2,4 M untuk Renovasi Rumah Dinas Anies

CNN Indonesia | Jumat, 04/10/2019 14:33 WIB
Pemprov Anggarkan Rp2,4 M untuk Renovasi Rumah Dinas Anies Rumah dinas gubernur DKI Jakarta bakal direnovasi karena sudah mengalami banyak kerusakan(CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) Pemprov DKI Jakarta berencana merenovasi rumah dinas Gubernur yang berlokasi di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat. Anggaran yang diusulkan sebesar Rp 2,422 miliar.

Nominal usulan anggaran tersebut sudah tercatat dalam draf pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020.

Kepala DCKTRP DKI Jakarta, Heru Hermawanto mengatakan bahwa kondisi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta sudah mengalami beberapa kerusakan sehingga perlu diperbaiki.


"Atapnya kan banyak yang mulai keropos. Interior-interior, banyak interior, atap plafon. Kalau lantai enggak, karena lantainya bagus," ujar Heru saat dihubungi, Jumat (4/10).

"Sama beberapa ruang yang lain. Ruang-ruang itu kan perlu dirapikan, pengecatan ulang, dan sebagainya. Paling banyak atap sama plafon, itu hampir mau diangkat," lanjutnya.

Akan tetapi, kata Heru, tidak boleh ada bagian rumah yang diubah. Hanya sebatas diremajakan.

Dia menjelaskan bahwa rumah dinas gubernur DKI Jakarta termasuk cagar budaya. Oleh karena itu, tidak boleh ada perubahan desain rumah.
"Itu harus dibersihkan, dikembalikan seperti semula. Enggak boleh berubah. Bangunan-bangunan cagar budaya itu agak susah, kaidah-kaidah yang harus dipenuhi banyak," ucap Heru.

Ihwal anggaran yang diusulkan untuk renovasi, yakni Rp2,422 miliar, menurutnya tidak berlebihan. Menurutnya, biaya untuk renovasi dan rehabilitasi lebih besar daripada membangun rumah baru.

"Kalau untuk rumah kayak begitu, bikin baru sama merehabilitasi itu artinya lebih banyak rehab. Rehab itu kan berarti bongkar dulu, pasang lagi," kata dia.

Heru lalu mengatakan bahwa renovasi tidak hanya dilakukan terhadap rumah dinas gubernur DKI Jakarta , tetapi juga bangunan lain yang memang perlu diremajakan. Misalnya rumah dinas ketua DPRD DKI Jakarta.

"Termasuk yang rumahnya ketua DPRD kan kemarin sempat juga, baru mulai berjalan sekarang," ucap Heru.

"Yang sudah mengalami kerusakan, pasti kita rehabilitasi. Kecuali kalau namanya rehab total baru bongkar keseluruhan, dibangun baru. Kita kan untuk bangunan-bangunan itu enggak boleh dibongkar total," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (ani/bmw)