Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan ditampilkannya video mapping Gedung Negara Grahadi untuk menunjukkan komitmen Pemprov Jatim dalam memberikan percepatan layanan publik secara digitalisasi dan informasi kepada masyarakat.
"Video mapping sebagai bentuk agar masyarakat tidak gagap teknologi di era digitalisasi saat ini. Selain itu juga menyampaikan kepada masyarakat seperti apa bentuk dari teknologi 4.0," ujar Khofifah melalui keterangannya, Minggu (13/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada gedung tersebut bisa dilihat berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Bagi pemerintah, Pesta Rakyat menjadi ajang melihat secara dekat kegembiraan masyarakat akan hiburan yang ditampilkan.
Sementara itu, Khofifah pun berharap ke depannya semua desa di Jatim sudah bebas dari ketertinggalan. Setidaknya saat ini tercatat masih ada 360 desa pada posisi itu.
Pihaknya mengajak semua perguruan tinggi, baik dari Jatim maupun dari provinsi lain untuk ikut serta berbagai rekomendasi agar Jatim terbebas dari desa tertinggal.
"Konektivitas merupakan aspek yang penting. Konektivitas teknologi di desa-desa informasi yang bertujuan untuk membangun desa bisa segera tersampaikan," ujarnya.