Gubernur Anies Tak Risau Serapan APBD 2019 Baru 54 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 13:00 WIB
Gubernur Anies Tak Risau Serapan APBD 2019 Baru 54 Persen Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia -- Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta Tahun 2019 mendekati akhir tahun ini baru mencapai 54,65 persen per Selasa (15/10) malam. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan angka tersebut masih sesuai dengan target yang direncanakan.

"Terkait dengan serapan itu bukan soal mau dikerjakan atau tidak, ini adalah soal waktu eksekusi dan rencana yang sudah disusun di dalam serapan perkiraan sendiri, jadi insyallah on the right track," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/10).

Anies menjelaskan bahwa mengukur serapan anggaran harus dilakukan dengan membandingkan rencana dan angka serapan hari ini, bukan hanya melihat total serapan.


Itu artinya, masyarakat harus melihat serapan perkiraan sendiri (SPS) di setiap bulan. Hitungan tersebut sebelumnya telah disusun di satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Jadi soal serapan itu harus dilihat angka hari ini dibandingkan dengan rencana serapannya dan serapannya sekarang. Jadi bagi kita selama serapan sekarang sesuai rencana maka insyallah semua sesuai rencana," ucap Anies.

Data serapan anggaran DKI dapat dilihat bdi situs https://publik.bapedadki.net yang bisa diakses oleh publik. Dalam situs tersebut masyarakat juga dapat memeriksa realisasi keuangan dari setiap SKPD.

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, tidak ada SKPD yang mendapatkan indikator capaian kerja di bawah 75 persen. Artinya, semua mendapatkan indikator hijau dan kuning.

[Gambas:Video CNN]
Hanya satu SKPD yakni Dinas Pemuda dan Olahraga yang mendapatkan indikator oranye atau capaian kerja di antara 51-65 persen.

Anies pun mengatakan tidak ada bagian di Pemprov DKI yang tidak menjalankan tugasnya. Ia menyebut semua dinas sudah menjalankan tugas sesuai rencana.

"Sejauh ini semua kepala dinas menjalankan apa yang menjadi rencana Pemprov DKI," ujar dia. (ani/wis)