Purnawirawan Jenderal Polisi itu sebelumnya menyatakan ingin mengubah budaya feodal di pemerintah daerah di bawah naungan Kemendagri. Kata Tito, banyak pemda yang menganggap dirinya penguasa, bukan pelayan masyarakat.
Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan Tito bakal berhadapan dengan budaya nepotisme yang ia sebut sebagai "politik konco", jika hendak mengubah gaya feodalisme pemda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berkata budaya feodal di pemda banyak menimbulkan masalah. Selain memperlambat layanan publik, juga menimbulkan konflik horizontal.
Trubus menyarankan Tito membentuk tim baru di bawah Kemendagri khusus untuk mengubah budaya feodal pemda. Tim ini bertugas melakukan reformasi birokrasi di tingkat daerah.
[Gambas:Video CNN]
Kemudian Tito harus mengedepankan pendekatan penindakan tegas, kata Trubus. Agar budaya feodal yang sudah kronis bisa dihilangkan.
"Kan basisnya penegak hukum dari kepolisian. Diharapkan Pak Tito menegakkan hukum secara tegas, terukur, dan sistematis. Harus berani mutasi di daerah mereka yang tidak perform," ujarnya.
Sebelumnya, Tito Karnavian mengatakan ingin mengubah budaya feodalisme, khususnya di daerah.
"Saya ingin ada perubahan-perubahan budaya-budaya yang mungkin menghambat pelayanan publik yang baik, kemudian agak feodalistik. Ini harus diubah menjadi budaya yang betul-betul melayani," ujar Tito usai apel pertamanya sebagai Mendagri di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10). (dhf/osc)