Ia menyebut pembangunan jalan di Jakarta selama ini memang didesain bukan untuk pejalan kaki.
"Kita tidak membangun jalan untuk kaki. Nah, sekarang kita bangun jalan untuk kaki, supaya warga lebih banyak berjalan kaki," lanjut dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan dengan trotoar juga kita berharap warga bisa berjalan kaki lebih banyak. Kita berharap penggunaan sepeda juga lebih banyak," ungkap dia.
Lihat juga:Waswas Gowes di Jalur Sepeda Buatan Anies |
Ia mencontohkan sedang merencanakan pengerukan waduk Pluit yang tidak terekspose ke masyarakat. Pengerukan waduk ini diharapkan bisa menjadi salah satu upaya mencegah banjir di daerah Utara.
"Bahkan tadi pagi secara khusus kita tunjukkan apa yang kita kerjakan di Waduk Pluit, misalnya. Jadi pengerukan-pengerukan jalan terus di waduk-waduk kita dan sungai-sungai. Semuanya kita lakukan," kata dia.
Tahun ini Pemprov DKI Jakarta mengajukan anggaran sekitar Rp1,2 triliun untuk pembangunan trotoar di Jakarta. Tak hanya pembangunan, anggaran itu juga ditujukan untuk pembangunan fasilitas di sepanjang trotoar.
[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)