DPR Pastikan Revisi UU Pilkada Rampung Sebelum 2022

CNN Indonesia | Rabu, 20/11/2019 08:10 WIB
DPR Pastikan Revisi UU Pilkada Rampung Sebelum 2022 Wakil Ketua Komisi II DPR Arwani Thomafi memastikan revisi UU Pilkada tuntas sebelum 2022. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi mengatakan pihaknya menargetkan revisi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota alias UU Pilkada selesai sebelum 2022.

"Kalau soal [revisi] undang-undang pilkada, saya pastikan sebelum 2022 [bisa selesai direvisi]," kata Arwani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (19/11).

Dia menyatakan revisi dalam regulasi itu akan dilakukan terhadap sejumlah poin terkait teknis penyelenggaraan pilkada.


Namun, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengaku belum bisa memastikan apakah perbaikan juga akan sekaligus mengubah sistem pelaksanaan pilkada dari langsung atau dipilih rakya menjadi kembali oleh DPRD.

"Apakah [revisi] langsung mengubah sistem pilkada langsung menjadi tidak langsung, saya kira belum ke arah sana, " kata Arwani.

[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia menyampaikan bahwa sejumlah anggota dewan ingin agar poin tentang anggota DPR tak perlu mundur jika maju sebagai calon kepala daerah diakomodir dalam revisi UU Pilkada, meski sudah pernah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Memang ada isu dan ada keinginan juga supaya terjadi revisi terhadap UU itu," kata Doli di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Senin (18/11).

Doli mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan sejumlah hal. Misalnya, apakah revisi bisa dilakukan ketika tahapan Pilkada 2020 tengah berjalan. Jangan sampai tahapan pilkada malah terganggu.

(mts/arh)