Banyak Peminat Rumah DP 0 Rupiah Gagal Proses Verifikasi Bank

CNN Indonesia | Rabu, 04/12/2019 13:10 WIB
Banyak Peminat Rumah DP 0 Rupiah Gagal Proses Verifikasi Bank Warga mendaftar pengajuan rumah DP 0 Rupiah di Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis, 1 November 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemprov DKI Jakarta Kelik Indriyanto menyatakan pihaknya memotong anggaran dana talangan program rumah DP 0 rupiah secara drastis karena banyak peminat yang tak lolos verifikasi bank.

Semula dana talangan untuk masyarakat yang ingin memiliki rumah  DP Rp0 diajukan dalam RAPBD sebesar RP2 triliun. Namun dalam rapat dengan Banggar DPRD DKI, angka ini dipangkas habis dan disetujui menjadi Rp500 miliar.

"Jadi memang tingkatnya masih rendah karena ada beberapa persyaratan di Bank DKI belum bisa lolos, peminat banyak," kata Kelik di DPRD DKI Jakarta, Selasa (4/12).



Dari indikasi awal, kata Kelik, banyak warga yang memiliki kemampuan kredit yang tidak mumpuni untuk mencicil rumah. Mereka cenderung sudah memiliki cicilan lain sebelum mencicil rumah DP 0 Rupiah.

"Kalau boleh saya bilang kemampuan kredit ada beberapa peminat hunian punya kredit lain elektronik motor ini mungkin bank cheking enggak masuk lagi," jelas dia.

Peminat DP 0 Rupiah Banyak Gagal dalam Proses Verifikasi BankPembangunan rumah DP 0 Rupiah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kelik mengatakan sejauh ini baru ada 100 unit yang terisi dari 780 unit rumah DP 0 Rupiah yang tersedia. Meski cenderung minim, Pemprov DKI optimistis unit yang disediakan tersebut masih bisa memfasilitasi besaran warga yang ingin mendaftar.

Ia juga mengatakan masih memperjuangkan agar angka dana talangan masih bisa dinaikkan di pemasukan komponen anggaran.


"Ini program prioritas kita untuk penyediaan hunian masyarakat Jakarta. Ini akan tetap lanjut meski anggarannya diturunin meski dipotong tetap jalan dengan target sekitar 1.200 unit 2020," ujarnya.

"Jadi tidak mengubah untuk keinginan kita memenuhi kebutuhan hunian, warga masih bisa daftar kami masih tampung terus untuk pendaftaran DP nol ini," lanjut dia.

Dijelaskan Kelik bahwa rumah DP 0 Rupiah ini memang diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial menengah. Adapun syarat umum dari pendaftaran DP Rp0 ini adalah memiliki KTP DKI Jakarta minimal 5 tahun dan berpenghasilan antara Rp4 juta hingga Rp7 juta per orang.

"Kalau warga yang bawah sekali ada mekanisme lain yaitu rusun sewa, kalau memang belum bisa cicil masa kita paksa nyicil. Untuk yang mampu mencicil kalau yang belum silakan yang rusunawa," tutup dia.

Sementara itu, CNNIndonesia.com sudah mencoba menghubungi Bank DKI terkait hal ini. Namun hingga saat ini Bank DKI belum dapat dikonfirmasi mengenai jumlah masyarakat yang lolos akad kredit DP Rp0.


[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)