"Kita minta KPK menaruh perhatian besar untuk proses hukum yang ada di Kejagung (kasus PT Jiwasraya)," ujar Ketua MPR, Bambang Soesatyo, saat menerima kunjungan lima pimpinan KPK di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, pada Selasa (14/1).
Bamsoet juga meminta KPK memantau dugaan korupsi pada PT Asabri yang kabarnya diembuskan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lembaga OJK harus diperhatikan, kalau-kalau ada oknum yang bermain. Apa yang terjadi di Jiwasraya ini pengawasan kendor dari yang kita percaya mengawasi lembaga tersebut," tuturnya.
Mengenai Asabari, Firli menyatakan belum mau mengambil langkah sebelum menerima laporan lebih lanjut dari BPK.
"Tentu kita tidak bisa melakukan suatu tindakan apabila tidak ada konfirmasi yang jelas," ujarnya.
Namun, Firli mengaku sudah berkomunikasi dengan pimpinan BPK dan akan membahas kasus ini lebih lanjut.
[Gambas:Video CNN]
Beberapa waktu lalu, Mahfud MD mengaku mendengar isu dugaan korupsi di tubuh Asabri. Ia meminta hal itu diusut secara tuntas.
"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun gitu," ujar Mahfud di Kantor Kementerian Polhukam, Jumat (10/1) lalu.
Sementara itu, kasus gagal bayar PT Jiwasraya hingga kini masih ditangani Kejaksaan Agung RI. Setidaknya ada 13 orang yang sudah dicekal atau dicegah ke luar negeri terkait pengusutan kasus ini, termasuk direksi dan komisioner PT Jiwasraya, pegawai BUMN, dan pihak swasta. (fey/has)