Sunda Empire Merambah Aceh, Polisi Usut Puluhan Pengikut

CNN Indonesia | Jumat, 24/01/2020 16:32 WIB
Sunda Empire Merambah Aceh, Polisi Usut Puluhan Pengikut Kelompok Sunda Empire. Polres Lhokseumawe menyelidiki pengikut Sunda Empire yang pernah membuat kegiatan di Aceh Utara, pada Agustus 2019. (Detikcom/Tangkapan Layar Youtube)
Banda Aceh, CNN Indonesia -- Polres Lhokseumawe membenarkan bahwa Sunda Empire pernah membuat kegiatan di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada Agustus 2019.

Kegiatan Sunda Empire itu dilaksanakan dalam rangka kegiatan acara halal bi halal, sosialisasi program Sunda Empire-Earth Empire (SEE-EE) dan diskusi tanya jawab seputar SEE-EE.

Wakil Kepala Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan menyebut kegiatan sosialisasi itu dilakukan kepada puluhan warga di Aceh Utara. Saat itu, kata dia, petinggi Sunda Empire menjelaskan tentang program ormas tersebut.


"Kita masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan Sunda Empire. Memang ada informasi mereka pernah buat pertemuan di Samudera, Aceh Utara," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Jumat (24/1).

Saat ini, Polres Lhokseumawe tengah mendalami keberadaan pengikut Sunda Empire di Aceh yang diprediksi mencapai puluhan orang.

[Gambas:Video CNN]
Meski organisasi itu belum berkembang di Aceh, Ahzan tidak menutup kemungkinan pengikut Sunda Empire di Serambi Makkah terus melakukan perekrutan anggota.

Sejauh ini, kata Ahzan, belum ada warga yang melaporkan kepada pihak kepolisian terkait kerugian yang dialami dengan kehadiran Sunda Empire di Aceh Utara.

"Kalau ada program yang melanggar hukum tentu akan kita tindak sesuai aturan," sebutnya.

Sebelumnya, unggahan video tentang Sunda Empire sempat beredar di media sosial di Aceh pada Kamis (16/1) malam. Salah satu video yang tersebar berisi tentang sejumlah orang yang mengenakan atribut seperti militer lengkap dengan topi baret.

Salah satu dari mereka ada yang berorasi tentang masa pemerintahan negara-negara yang akan berakhir pada 2020.

(dra/arh)