Prediksi Hujan dan Banjir, Anies Imbau Warga Waspada

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 21:20 WIB
Prediksi Hujan dan Banjir, Anies Imbau Warga Waspada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan warga mewaspadai hujan yang diprediksi kembali turun malam ini. Selain hujan, Anies juga mewanti air pasang yang bisa menyebabkan banjir di sejumlah kawasan. Namun Anies tak merinci secara detail soal langkah Pemerintah Provinsi DKI dalam mengantisipasi banjir.

"Ya volumenya akan besar sekali. Kita mengimbau semua masyarakat agar waspada saja. Kemudian kita butuh respons evakuasi yang cepat," kata Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (25/2).

Anies mengatakan pihaknya hanya akan menentukan pengendalian pintu-pintu air jika air meluap. DKI juga akan membuka posko di Pintu Air Manggarai bersama Pemerintah Pusat sebagai bentuk kerja sama mengatasi banjir.


"Soal pengendalian airnya, jadi ada pagi hari kita harus menentukan pembukaan pintu-pintu air makanya saya tadi mengecek di Pintu Air Karet," jelas dia.

"Oleh karena itu kita buka posko di pintu air Manggarai agar dekat dengan pos pemantauan, kedua juga kita mudah berkumpul semuanya termasuk Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC)," lanjut dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini tak menjawab saat ditanya antisipasi banjir. Ia mencukupkan wawancara dengan pewarta.

"Ini saja, cukup. Sekarang itu dulu. kita berharap mudah-mudahan segera tuntas," ungkap Anies.

Hari ini Jakarta kebanjiran lagi. Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Senin (25/2) dini hari membuat setidaknya 290 RW di Jakarta sempat terendam banjir. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI, ada sekitar 3.563 warga yang mengungsi.

Banjir juga berdampak kepada alat transprotasi seperti perjalanan KRL yang diperpendek hanya sampai Manggarai. Kemudian puluhan rute TransJakarta dan angkutan Umum dihentikan.

Sore tadi, ditegaskan Anies bahwa air sudah berangsur-angsur turun. Namun ia meminta warga waspada terhadap air pasang yang diprediksi akan naik pada pukul 19.00 WIB.

"Memang air telah berangsur-angsur surut. Permukaan air laut juga puncaknya jam 11 siang, langsung berangsur-angsur surut hingga jam 7 malam ini. Lalu dari pukul 7 akan mulai pasang lagi. Jadi kita mengejar untuk mengalirkan air-air ini," tutup dia. (ctr/wis)