Keempat remaja itu, yakni Nazar (13), Desta (12) Agus (14), dan Rian (13). Dari empat korban itu, Nazar dan Desta masih belum ditemukan, sedangkan Agus dan Rian berhasil selamat.
"Berempat loncat dari jembatan ke kali, dua terselamatkan dan dua lagi hanyut," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Ade Wahyudi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi," tutur Ade.
Satu Remaja di Mampang Hanyut
Sementara itu, insiden seorang remaja hanyut juga terjadi di bantaran Kali Mampang, Jalan Mampang Prapatan XVI, Tegal Parang, Jakarta Selatan.
Insiden itu terungkap saat seorang warga yang tengah membersihkan rumah tiba-tiba melihat jasad dalam keadaan telungkup di Kali Mampang sekitar pukul 16.15 WIB.
Saat dicek lebih lanjut, diketahui jasad itu berjenis kelamin laki-laki dan selanjutnya dilaporkan ke ketua RT serta dilakukan evakuasi.
[Gambas:Video CNN]
Sebelum penemuan itu, kepolisian sudah lebih dulu mendapat informasi ada seorang santri Ponpes Islah, Mampang, berinisial AW (15) hanyut saat berenang dengan teman-temannya di Kali Mampang wilayah Kalibata.
"Korban berenang bersama teman-temannya pada 25 Februari 2020 pukul 09.00 WIB dan diduga hanyut pukul 10.00 WIB," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya.
"Dan bisa dipastikan bahwa mayat tersebut adalah santri yang bernama AW," kata Yusri.
Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut.
"Koordinasi dengan Instalasi Forensik Rumah Sakit Pusat Fatmawati guna memastikan penyebab kematian korban," tuturnya. (dis/osc)