Pemkab Bekasi Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Antara, CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 20:36 WIB
Pemkab Bekasi Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Ilustrasi banjir. (Istockphoto/ Jaykayl)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat setelah banjir meluas hingga ke 20 kecamatan dan berdampak kepada ribuan kepala keluarga di wilayah tersebut.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan banjir merendam hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi. Intensitas hujan yang begitu tinggi sejak beberapa hari terakhir membuat banyak wilayah tergenang.

"Kondisi banjir di Kabupaten Bekasi sudah begitu massif," kata Eka saat meninjau kondisi banjir di Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (25/2) dikutip dari Antara.


Dari laporan tersebut musyawarah pimpinan daerah langsung menggelar rapat koordinasi terkait status kebencanaan dan memutuskan Kabupaten Bekasi ditetapkan menjadi tanggap darurat.

"Dengan ini saya tingkatkan status di Kabupaten Bekasi dari siaga darurat bencana banjir menjadi status tanggap darurat banjir mulai hari ini hingga tujuh hari ke depan," terang dia.

Dengan peningkatan status tersebut, Eka menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk terjun ke lapangan guna membantu warga terdampak banjir.

"Saya sudah perintahkan jajaran BPBD, Damkar, Dinas Sosial, aparatur kecamatan, kelurahan, sampai desa segera melakukan langkah-langkah cepat guna mengevakuasi warga yang tempat tinggalnya terendam banjir cukup parah," jelasnya.

Sejumlah langkah juga telah dilakukan mulai dari evakuasi hingga penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.

[Gambas:Video CNN]
"Pendirian dapur umum dan penyaluran bantuan berupa makanan dan pakaian sudah dilakukan sejak kemarin. Semoga kondisi ini tidak berlangsung lama dan banjir segera surut," kata dia.

Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi, Komisaris Besar Hendra Gunawan yang turut meninjau kondisi banjir mengimbau warga agar waspada terhadap genangan air yang semakin tinggi.

"Saya imbau untuk warga yang terdampak banjir di perumahan Dukuh Bima ini agar mau dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Juga kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan ketinggian air yang akan terus bertambah sebab hujan masih terus turun," terang Kapolres. (ain)