Pengendara Motor Keluhkan Lubang-lubang di Jalan Pascabanjir

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 07:46 WIB
Pengendara Motor Keluhkan Lubang-lubang di Jalan Pascabanjir Lubang di sejumlah ruas jalan protokol makin banyak seusai banjir. (CNN Indonesia/Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hujan yang mengguyur kawasan Jabodetak dalam sepekan terakhir bukan hanya menyebabkan banjir di beberapa pemukiman warga. Sejumlah ruas jalan utama atau protokol rusak dan berlubang.

CNNIndonesia.com menyusuri sejumlah ruas jalan utama di kawasan Jakarta Selatan dan Timur yang rusak akibat hujan deras dan banjir pada Selasa (25/2).

Di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, hasil pantauan ditemukan sejumlah lubang di jalan dekat halte Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Lubang-lubang itu banyak ditemukan dengan kedalaman antara 5-10 sentimeter (cm).


Akibat lubang-lubang, itu tak sedikit kendaraan kadang mengerem mendadak untuk menghindari kecelakaan atau tergelincir.

Penelusuran kemudian dilanjutkan ke jalan protokol di kawasan Tendean, Pancoran, Cawang, seperti jalan Gatot Subroto, dan Jalan MT Haryono. Penelusuran dilakukan di kedua ruas jalan tersebut.

Pengendara Motor Keluhkan Lubang-lubang di Jalan PascabanjirJalan berlubang di sekitar Patung Pancoran. (CNN Indonesia/Thohirin)
Hasilnya, lubang lebih banyak ditemukan dengan rata-rata ukuran lebih besar dan kedalaman antara 10-15 cm. Lubang-lubang itu umumnya lebih banyak ditemukan di titik proyek pembangunan MRT.

Jalan protokol tersebut dilalui kendaraan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Namun demikian, tak sedikit kendaraan baik mobil maupun motor kadang terpaksa mengerem mendadak.

Wahyudin (54), salah satu pengendara ojek online mengaku merasa terganggu dengan keberadaan lubang-lubang di jalan utama tersebut. Apalagi, saat jalan-jalan terendam air usai hujan.
Pengendara Motor Keluhkan Lubang-lubang di Jalan PascabanjirJalan berlubang di DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Thohirin)

Belum lama ini, ia mengaku sempat tergelincir akibat jalan berlubang yang ia lalui di kawasan Kapten Tendean.

"Ada lubang, ada batu. Meleset saya," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Rabu (26/2).

Sebagai ojek online yang beroperasi di sekitar Jakarta Timur dan Selatan, Wahyudin bahkan mengaku hapal titik-titik jalan yang banyak berlubang, terutama di daerah Cawang sampai Jalan Kapten Tendean.
Pengendara Motor Keluhkan Lubang-lubang di Jalan PascabanjirJalan berlubang di DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Thohirin)

[Gambas:Video CNN]
"Dari arah Cawang ke sini saya agak hapal, jalur-jalur lobangnya," kata pria yang sudah hampir dua tahun 'mengaspal' itu.

Akhmad Nurazudin (26), salah satu ojek online lain yang beroperasi di sekitar Jakarta Selatan, mengeluhkan tutupan air saat hujan membuat lubang-lubang itu tak bisa diprediksi.

Untuk menghindari kecelakaan, ia biasanya menurunkan tingkat kecepatan laju kendaraan.

"Apalagi kalau ketutupan air kan, kan enggak keliatan. Kadang yg bikin celaka di situ," kata pria asal Wonosobo itu kepada CNNIndonesia.com, Rabu (26/2).

Nurazudin menyebut lubang-lubang jalan di Jalan Rasuna Said, Kuningan, cukup banyak dan membahayakan. Meski tak sampai tergelincir, lubang-lubang di jalan bisa mengagetkan para pengendara dan merusak kendaraan.

"Parah tuh. Kalo enggak siap bisa jatuh," kata dia saat bercerita lubang jalan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugraha belum memberi keterangan terkait upaya penanganan jalan rusak atau berlubang akibat banjir di Jakarta. Telepon dan pesan singkat yang dikirim CNNIndonesia.com kirim hanya dibaca.

(thr/arh)