Imbauan tak mudik tersebut, bertujuan untuk mengantisipasi penularan virus corona (Covid-19), yang tengah mewabah di Jakarta. Diketahui DKI Jakarta kini sebagai episentrum corona di Indonesia, dengan jumlah pasien terbanyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anjuran Pak Bupati Lamongan, karena konfirmasi dari Jakarta pelaku UMKM terbanyak adalah dari Lamongan dan Madura apakah pecel lele, ayam penyet, soto, serta sate Madura, maka diimbau untuk tidak mudik dulu," kata Khofifah.
Hal itu tak hanya berlaku bagi perantau baru tiba dari Jakarta, tetapi juga pekerja migran yang baru pulang dari daerah atau negara terjangkit lainnya.
"Mereka yang pulang dari daerah atau negara yang terjangkit, maka bupati wali kotanya wajib menyiapkan ruang observasi 14 hari, bagi mereka yang baru datang dari negara terjangkit wabah virus covid-19 atau mereka yang baru pulang dari Jakarta," kata Khofifah.
Sementara itu, jumlah pasien positif corona (Covid-19) di Jatim terus bertambah, Sabtu (28/3), 77 orang dinyatakan positif, 307 PDP, 4.568 ODP, 8 Sembuh, dan 4 meninggal dunia.