Update Corona Sumut 7 April: 76 Positif, 8 Sembuh

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 23:09 WIB
Jumlah pasien positif Covid-19 di Sumatera Utara meningkat dari sebelumnya 57 pasien. Perawat mengenakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) baju hazmat (Hazardous Material) membawa pasien dalam pengawasan COVID-19 (Corona Virus Desease) menuju kamar isolasi khusus RSUD dr Iskak, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Whiko Irwan menyampaikan jumlah warga Sumut yang positif virus corona (Covid-19) sudah mencapai 76 orang pada 7 April 2020. Data baru ini meningkat dari sebelumnya yakni 57 orang.

"Jadi saat ini ada 76 orang yang dirawat di rumah sakit, 53 orang di antaranya dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan PCR dan 23 orang lainnya berdasarkan rapid test," kata Whiko.

Selain mengungkap jumlah positif, Whiko juga mengatakan tujuh pasien Covid-19 telah meninggal dunia sementara delapan orang sembuh dan sedang menjalani rawat jalan. Pasien yang dinyatakan sembuh dikatakan telah dibuktikan melalui hasil swab, dengan demikian pasien dapat kembali lagi ke masyarakat tanpa harus melakukan isolasi.



Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) disebut 133 orang, naik dari sebelumnya 127 orang.

Menurut Whiko data terbaru menunjukkan penyebaran Covid-19 masih berlangsung di Sumut. Kebijakan tanggap darurat dikatakan mesti didukung warga Sumut agar tetap melakukan upaya pencegahan.

"Kami tetap ingatkan masyarakat untuk menggunakan masker bila keluar rumah. Masker tidak hanya dipakai bagi orang yang sakit, tapi juga untuk orang yang sehat. Karena 90 persen jumlah yang terinfeksi karena droplet dari mata, hidung dan mulut," sebutnya.

Masker kain tiga lapis, lanjut Whiko, dapat melindungi masyarakat sampai 70 persen. Gejala demam tinggi, batuk, dan sesak nafas dikatakan belum tentu dirasakan oleh semua penderita Covid-19.

"Akan tetapi gejala ini dapat menularkan kembali pada orang di sekitarnya, terutama orang tua serta orang dengan imunitas rendah. Maka itu penggunaan masker harus dilakukan oleh seluruh masyarakat Sumut," katanya.

Whiko menjelaskan terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumut masih dalam proses pembahasan. Namun begitu hingga saat ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 belum menerima pengajuan kebijakan PSBB dari pemerintah kabupaten atau kota di Sumut.

"Kebijakan PSBB yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat ditujukan untuk daerah yang siap. Sampai saat ini kami belum menerima pengajuan PSBB dari kabupaten/kota. Salah satu kendala jika PSBB diterapkan adalah kesiapan masyarakat terhadap pelaksanaan PSBB di wilayah masing-masing termasuk kesiapan pemda setempat," urainya.


Whiko menambahkan terkait donasi yang diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk penanganan Covid-19 di Sumut sampai saat ini sebesar Rp265.340.000.

"Bagi anda yang ingin berdonasi dapat melakukan transfer ke rekening Bank Sumut Peduli Covid-19 10001027777777. Marilah kita membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran ini dengan mengikuti semua protokol kesehatan pencegahan," bebernya. (fnr/fea)

[Gambas:Video CNN]