Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita membenarkan kabar tersebut.
"Benar ada pengaduan tersebut. Tapi yang melakukan bukan ASN Dinkes," kata Nova lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nova lebih lanjut mengatakan, Dinkes Kota Depok memang memiliki program rutin yang mendatangi rumah warga untuk melakukan pemeriksaan. Program itu bernama Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas).
Namun demikian, kata Nova, Perkesmas tidak dikhususkan dalam mengatasi Covid-19. Lewat Perkesmas, petugas dari Puskesmas akan mendatangi rumah warga yang membutuhkan penanganan medis.
"Jadi ada kunjungan rumah kepada pasien yang membutuhkan. Misalnya ada yang sakit di rumah terus menghubungi, kami datangi," ujarnya.
Lihat juga:FOTO: Sejenak Melambatkan Denyut Jakarta |
Nova mengaku saat ini belum berencana untuk menindaklanjuti hal itu dengan melaporkan ke pihak kepolisian. Namun, ia sudah berkoordinasi dengan aparat desa dan Kecamatan Sawangan bahwa hal itu tidak tidak dilakukan oleh Dinkes Kota Depok.
Sementara itu, Kapolsek Sawangan, Prasetyo mengaku belum mengetahui hal itu. Pihaknya belum menerima laporan dari warga terkait pemerasan yang mengaku dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas tersebut.
"Sementara di wilayah Sawangan belum monitor, dan belum ada laporan," katanya lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/4).