Langkah itu dilakukan guna menekan laju penularan virus corona (Covid-19). Nantinya, tes bakal melibatkan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Tim RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid serta Polres Metro Bekasi dan Dandim 0507 Bekasi.
"Kita berlakukan 7 titik PSBB untuk PCR test, melakukan tracking jika ada yang terduga positif, dan lakukan tracking dengan yang berkomunikasi si terduga," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi melalui keterangan tertulis, Senin (4/5).
- Perbatasan Lubang Buaya - Pondok Gede, 50 PCR tes
- Perbatasan Jembatan Sasak Jarang - Wisma Asri Bekasi Utara, 50 PCR tes
- Perbatasan Sumber Arta, 100 PCR tes
- Perbatasan Jatiwaringin, 50 PCR tes
- Perbatasan Pabrik Teh Botol Sosro Harapan Indah, 50 PCR tes
- Perbatasan Bantar Gebang di Pangkalan 6, 50 PCR Tes
- Stasiun Utama Kota Bekasi sebanyak 300 PCR tes
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PCR merupakan tes pemeriksaan sampel dahak, lendir, atau cairan dari bagian antara hidung dan tenggorokan. Lalu akan dilakukan metode swab yang prosedurnya memakan waktu 15 detik dengan tidak menimbulkan rasa sakit.
"Kita akan serius berkoordinasi Kapolres dan Dandim untuk penggalakkannnya di lapangan, termasuk sosialisasi ASN dan Non ASN yang woro-woro kepada warga yang masih nongkrong tidak memperdulikan kesehatan ia sendiri untuk tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting" ucap Pepen. (ndn/bmw)