Di atas garis itu nampak ada sandal-sandal yang seakan tak bertuan. Di trotoar jalan itu, tampak duduk berderet berdekatan kaum ibu hingga anak-anak. Rupanya sandal-sandal itu merupakan tanda 'pemesanan tempat' bagi mereka yang hendak mengantre takjil gratis.
Ada pula yang sudah mengantri di barisan belakang secara langsung, baik ibu-ibu maupun anak-anak. Petugas yang berpakaian kaus panjang merah mengatur barisan. Seorang anggota TNI tampak mengawasi di jalanan sambil mengatur lalu lintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makanan yang dibagikan mencakup kolak, paket minuman teh dalam botol, hingga makanan dalam stirofoam dan kantung plastik bening. Tertulis pula pengumuman bahwa pembagian takjil pada jam 5 sore.
Warga tetap tanpa jarak sosial saat antre takjil gratis yang berprinsip jaga jarak fisik. (CNNIndonesia/Safir Makki) |
"Garis berfungsi untuk jaga jarak antar warga, karena kan sudah ada anjuran pemerintah untuk physical distancing," ujar dia.
Meski begitu, ia mengaku ada risiko ketidakpatuhan warga dalam pembagian makanan yang melibatkan ratusan warga yang mengantre pada hari itu. Misalnya, terkait kepatuhan jaga jarak.
Selain itu, kepatuhan untuk memakai masker dan mencuci tangan. Pihaknya memang mewajibkan masyarakat membasuh tangan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan.
Namun, ada saja warga yang mengantre tanpa memenuhi persyaratan itu.
Warga menyebut pembagian takjil gratis ini bak ngabuburit sekaligus bonus makanan gratis. (CNNIndonesia/Safir Makki) |
Tri (59) adalah salah satu warga yang mengantre menyebut takjil gratis itu membantu warga yang penghasilannya menurun sekaligus menjalankan protokol Covid-19.
"Ya baguslah. Mengikuti juga anjuran pemerintah kan artinya. Ini patut ditiru yang seperti ini. Dapat makan juga dan bisa enggak Corona," ujar dia.
"Terbantu pasti, kita orang jalanan kan. Udah kita dapet duit juga enggak. Orderan enggak dapet, jadi kita mau buka susah," tuturnya.
Hal serupa juga dirasakan Mila (33). Dia, yang berada di antrean hampir paling belakang, mengatakan bahwa para relawan sudah cukup baik menerapkan physical distancing.
Relawan menyediakan berbagai jenis takjil gratis. (CNNIndonesia/Safir Makki) |
Mila pun mengaku bahwa kehadiran pembagian takjil gratis jelang buka puasa itu membuatnya kini punya alternatif untuk membunuh waktu menjelang berbuka puasa atau biasa disebut ngabuburit sekaligus terbantu dengan makanan gratis.
"Soalnya kalo di rumah kagak tau juga mau ngapain. Dapet info ada [pembagian] takjil. Ke sini aje, jadi bisa kumpul sama orang juga," ujar dia.
"Ya alhamdulillah seneng. Karena Corona ini juga kita [malah] kebantu ekonominye," pungkas ibu beranak satu tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(ndn/arh)
Warga tetap tanpa jarak sosial saat antre takjil gratis yang berprinsip jaga jarak fisik. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Warga menyebut pembagian takjil gratis ini bak ngabuburit sekaligus bonus makanan gratis. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Relawan menyediakan berbagai jenis takjil gratis. (CNNIndonesia/Safir Makki)