Usul itu disampaikan Kepala Desa Cilebut Barat, H. Dasuki, lantaran banyak pemberian bansos salah sasaran. Sementara warga mampu penerima bansos ada yang tidak memiliki kesadaran untuk mengembalikan bantuan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun berharap cara ini membuat warga mampu yang mendapatkan bansos bisa mengembalikan sumbangan itu secara sukarela agar diserahkan ke warga yang membutuhkan.
"Malu dong sudah punya motor atau punya mobil kok dapat PKH. Kita tuliskan miskin, mudah-mudahan orang tersebut jadi berpikir, malu digituin," ujar Dasuki.
Sejauh ini Dasuki mengatakan sebanyak 1.263 Kepala Keluarga (KK) di Cilebut Barat sudah terdata bakal mendapatkan bansos dari pemerintah. Meski begitu dia bilang KK yang mendapatkan bansos itu berdasarkan data lama.
Sementara itu Kantor Desa Cilebut Barat menyatakan ada 4.900 KK yang layak dapat bansos tidak masuk dalam data yang digunakan pemerintah.
Penggunaan data lama, kata Dasuki, tidak tepat sasaran sebab ada sebagian warga sudah tidak tergolong miskin. Dia berharap pengembalian bansos dari warga bisa membantu pemerataan bantuan untuk menolong warga yang kesusahan. (fea/wis)