Hal itu ia utarakan saat menggelar Rapat Kerja bersama Tim Pengawasan DPR RI, Polri, dan BPKP yang berlangsung secara daring, pada Rabu (20/5).
"KPK saat ini sedang mendalami terkait program Kartu Prakerja yang berada di bawah koordinasi Menteri Ekonomi," kata Firli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sedang kami kerjakan," kata Firli.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
"Unsur korupsinya pertama dari pengadaan barang dan jasa," ujarnya.
Dalam kajian yang pernah dilakukan maupun penanganan perkara oleh KPK, ditemukan sejumlah modus dan potensi korupsi dalam PBJ. Di antaranya berupa persekongkolan atau kolusi dengan penyedia barang/jasa, menerima uang pelicin (kickback), penyuapan, dan gratifikasi.
Diketahui, program Kartu Prakerja disorot karena menggunakan sejumlah platform digital yang beberapa pemiliknya memiliki kedekatan dengan Istana.
Selain itu, pemilihan mitra program itu digelar tanpa proses pengadaan barang dan jasa dengan alasan uang bansos diterima langsung oleh warga, bukan oleh mitra prakerja.
(rzr/ryn/arh)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen