Diketahui, PSBB Malang Raya dimulai pada 17 Mei dan akan berakhir pada 30 Mei.
"PSBB Malang Raya cukup sekali saja dan kita akan masuk pada masa transisi pasca PSBB. Transisi menuju New Normal Life," kata Khofifah, di Surabaya, Kamis (28/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai dengan pedoman dari WHO, ada enam faktor yang harus dipastikan terjamin setelah PSBB," imbuhnya.
Keenam faktor yang dimaksud itu adalah terkontrolnya persebaran Covid-19; kecukupan kapasitas kesehatan untuk melakukan tes, isolasi, tracing atau penelusuran kontak, karantina pasien yang terkonfirmasi; dan ketersediaan perlindungan bagi populasi berisiko seperti lansia dan individu dengan komorbid atau penyakit sertaan.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
Bahkan untuk Kota Batu, Khofifah menyebutkan hingga saat ini, fasilitas kesehatan untuk pasien Covid hanya terpakai sebanyak 20 persen.
Faktor keempat menurut pedoman WHO adalah penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker serta jarak fisik atau physical distancing. Untuk faktor keempat ini, Khofifah menekankan masih diperlukan reedukasi, resosialisasi, dan peningkatan kedisiplinan di masyarakat.
"Ini harus terus dikoordinasikan oleh semua lini. Pastikan mereka wajib memakai masker saat keluar rumah, pastikan bisa menjaga jarak aman," tuturnya.
"Kami melihat bahwa modal sosial masyarakat Malang Raya luar biasa. Solidaritas dan kegotongroyongannya luar biasa. Kekuatan Malang Raya yang luar biasa adalah di poin keenam," katanya.
Senada, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa pihaknya telah bersepakat akan mengakhiri pelaksanaan PSBB Malang Raya pada 30 Mei.
"Dengan berbagai pertimbangan, kami bertiga menyampaikan bahwa cukup sekali ini saja PSBB di Malang Raya," kata Sutiaji.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, saat PSBB Malang Raya baru diterapkan pada 17 Mei 2020 lalu, jumlah kasus positif di Kabupaten Malang tercatat sebanyak 53 kasus, Kota Batu 7 kasus dan Kota Malang 26 kasus.
Sementara, hingga Rabu (27/5), jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Malang tercatat ada 74 kasus, Kota Batu 12 kasus dan Kota Malang 41 kasus.
(frd/arh)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen