"Ke-8 tenaga medis itu antara lain 2 dokter dan 6 orang perawat. Untuk hasil tes swab belum keluar, masih dikerjakan," kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, dr Whiko Irwan, Kamis (28/5).
Mereka, katanya, diduga terpapar dari pasien meski memakai Alat Pelindung Diri (APD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rumah sakit rujukan Covid-19 itu, kata dia, tenaga medis biasanya bertugas selama dua pekan, kemudian melakukan karantina selama satu minggu. Setelah itu, mereka menjalani rapid test.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
"Kalau untuk jumlah keseluruhan, belum ada datanya. Karena yang merawat pasien covid kan bukan hanya di rumah sakit rujukan, tapi juga rumah sakit swasta. Jadi tengah didata oleh dinas kesehatan. Jangan sampai perawatan yang tidak sesuai standar justru malah membantu menyebarkan corona," ungkapnya.
Berdasarkan catatan, hingga Rabu (27/5), jumlah yang positif Covid-19 di Sumut bertambah 17 orang atau menjadi 332 orang yang diisolasi di rumah sakit. Sementara itu yang meninggal dunia ada 35 orang dan sembuh 116 orang, serta 146 pasien dalam pengawasan (PDP).
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi