Sopir Reaktif, Keluarga Wakil Wali Kota Solo Dites Cepat
syd | CNN Indonesia
Kamis, 28 Mei 2020 20:23 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, yang merupakan sopir dinas Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo, dinyatakan reaktif virus corona berdasarkan hasil rapid test, Rabu (27/5).
Keluarga Achmad Purnomo pun kemudian menjalani rapid test. Hasilnya, mereka dinyatakan non-reaktif alias negatif berdasarkan tes cepat.
"Ada dua [PNS] yang reaktif; sopir dinasnya Pak Wawali dan salah satu petugas keamanan internal Balai Kota," kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, di Balaikota Solo, Kamis (28/5).
Usai dinyatakan reaktif, dua orang tersebut diminta menjalani karantina 14 hari. Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo juga mengambil sampel swab dua pegawai itu untuk diteliti lebih lanjut dengan metode RT-PCR di Laboratorium Rumah Sakit UNS.
S sudah bertugas menjadi sopir dinas Purnomo sejak ia menjabat Wakil Wali Kota periode pertama delapan tahun yang lalu. Hampir setiap hari Purnomo berinteraksi dengan S.
Kamis (28/5) pagi, Purnomo sekeluarga pun menjalani rapid test untuk mengantisipasi potensi tertular dari sopir dinasnya.
"Saya, ibu, pembantu, sama sopir pribadi. Total tujuh orang di rumah saya yang di-rapid test," katanya.
Pemkot Solo, tambahnya, telah mensurvei kediaman S di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Kondisi lingkungan rumahnya yang padat penduduk dinilai tak layak menjadi tempat karantina mandiri.
"Saya sarankan ke rumah karantina saja," katanya.
Selain S, petugas keamanan internal Balaikota Solo, Y juga dinyatakan reaktif rapid test. Ia sehari-hari bertugas menjaga akses keluar masuk kendaraan di Balaikota Solo. Informasi yang diterima CNNIndonesia.com, di lingkungan kediaman Y di Kabupaten Boyolali terdapat empat pasien positif Covid-19.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih mengatakan pihaknya masih menunggu hasil RT-PCR dari RS UNS untuk dua PNS tersebut.
Untuk hasil rapid test Purnomo dan keluarga, dia menyebut mereka dinyatakan non-reaktif alias negatif berdasarkan tes cepat.
"Alhamdulillah, hasilnya sudah keluar. Semuanya non-reaktif," katanya.
(arh)
[Gambas:Video CNN]
Keluarga Achmad Purnomo pun kemudian menjalani rapid test. Hasilnya, mereka dinyatakan non-reaktif alias negatif berdasarkan tes cepat.
"Ada dua [PNS] yang reaktif; sopir dinasnya Pak Wawali dan salah satu petugas keamanan internal Balai Kota," kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, di Balaikota Solo, Kamis (28/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
S sudah bertugas menjadi sopir dinas Purnomo sejak ia menjabat Wakil Wali Kota periode pertama delapan tahun yang lalu. Hampir setiap hari Purnomo berinteraksi dengan S.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Pemkot Solo, tambahnya, telah mensurvei kediaman S di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Kondisi lingkungan rumahnya yang padat penduduk dinilai tak layak menjadi tempat karantina mandiri.
"Saya sarankan ke rumah karantina saja," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih mengatakan pihaknya masih menunggu hasil RT-PCR dari RS UNS untuk dua PNS tersebut.
Untuk hasil rapid test Purnomo dan keluarga, dia menyebut mereka dinyatakan non-reaktif alias negatif berdasarkan tes cepat.
"Alhamdulillah, hasilnya sudah keluar. Semuanya non-reaktif," katanya.
(arh)
[Gambas:Video CNN]
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian