Keluarga Achmad Purnomo pun kemudian menjalani rapid test. Hasilnya, mereka dinyatakan non-reaktif alias negatif berdasarkan tes cepat.
"Ada dua [PNS] yang reaktif; sopir dinasnya Pak Wawali dan salah satu petugas keamanan internal Balai Kota," kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, di Balaikota Solo, Kamis (28/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
S sudah bertugas menjadi sopir dinas Purnomo sejak ia menjabat Wakil Wali Kota periode pertama delapan tahun yang lalu. Hampir setiap hari Purnomo berinteraksi dengan S.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Pemkot Solo, tambahnya, telah mensurvei kediaman S di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Kondisi lingkungan rumahnya yang padat penduduk dinilai tak layak menjadi tempat karantina mandiri.
"Saya sarankan ke rumah karantina saja," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih mengatakan pihaknya masih menunggu hasil RT-PCR dari RS UNS untuk dua PNS tersebut.
Untuk hasil rapid test Purnomo dan keluarga, dia menyebut mereka dinyatakan non-reaktif alias negatif berdasarkan tes cepat.
"Alhamdulillah, hasilnya sudah keluar. Semuanya non-reaktif," katanya.
(arh)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian