Sekeluarga Positif Corona, Pemkab Garut Bakal Isolasi Desa

CNN Indonesia | Jumat, 29/05/2020 14:59 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank BNI) berkolaborasi dengan jaringan Rumah Sakit Bunda dan JSK Group menggelar swab test Covid-19 secara gratis untuk 30.000 orang di area parkir selatan GBK, Jakarta, Kamis (21/5/2020). CNN Indonesia/Andry Novelino Ilustrasi. Penanganan corona melalui pengecekan swab. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat mengonfirmasi tiga kasus tambahan pasien positif virus corona (covid-19) dari sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan kedua anaknya di Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pemkab Garut kini mengkaji rencana isolasi desa tersebut.

Ketiga pasien dijemput petugas Kesehatan setempat berbalut alat pelindung diri (APD) lengkap pada Kamis (28/5) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketiganya diduga tertular dari suami/ayah pasien (KC-13) yang dinyatakan terinfeksi covid-19 pada Senin (18/5) pekan lalu.
"Jadi yang tiga orang ini berdasarkan laporan ini adalah melalui penularan lokal, transmisi lokal, dan sekarang pasiennya sudah kita isolasi, mereka [tertular] dari KC-13," kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman dikutip dari siaran CNNIndonesia TV, Jumat (29/5).

Selanjutnya, petugas medis membawa ketiga pasien dengan keadaan sehat, menggunakan ambulance menuju RSUD dr Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan intensif serta untuk diisolasi.


Merespons temuan kasus sekeluarga itu, Helmi menyebut akan melakukan penelusuran kontak lebih masif kepada warga sekitar rumah pasien, dan kemungkinan akan diperluas dengan melakukan pembatasan sosial atau mengarantina seluruh warga di satu desa.
Insert Status Pasien Risiko Virus Corona
"Rencananya satu desa itu, tapi nanti kita mitigasi dulu di lapangan ya, bagaimana letak dari kampung dan desa itu," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan peta persebaran di Kabupaten Garut hingga Kamis (28/5) pukul 17.30 WIB tercatat sebanyak 16 kasus terkonfirmasi positif. Dari angka itu 6 orang masih menjalani perawatan, 2 orang dinyatakan meninggal dunia dan 6 orang lainnya dinyatakan telah pulih dari corona.

Selain itu pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai angka 66 kasus, serta orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 2.606 orang. (khr/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK