Tempat Ibadah Jakarta Dibuka, Salat Jumat Jadi Momentum

CNN Indonesia | Jumat, 05/06/2020 06:56 WIB
Warga melaksanakan Salat Jumat perdana setelah kurang lebih dua bulan tidak melaksanakannya di Masjid Agung Al-Barkah, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 29 Mei 2020. Ada sejumlah protokol kesehatan bagi jemaah yang hendak beribadah. CNNIndonesia/Safir Makki Tempat ibadah di DKI Jakarta mulai boleh dipakai hari ini. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tempat ibadah di DKI Jakarta mulai hari ini diperbolehkan kembali dibuka setelah ditutup karena pandemi corona. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan tempat ibadah dibuka hanya untuk kegiatan ibadah rutin.

Pembukaan tempat ibadah ini bertepatan dengan hari Jumat di mana umat muslim menggelar salat jumat.

Pembukaan rumah ibadah ini dilakukan meski Anies memutuskan untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB di Juni ini akan jadi PSBB Transisi menuju era 'New Normal' di masa pandemi Covid-19.


"Mulai besok kegiatan beribadah sudah mulai bisa dilakukan," ujar Anies kemarin.

Meski begitu ada sejumlah syarat yang harus dilakukan agar kegiatan beribadah tak berujung pada penularan virus corona. Bahkan Anies juga memastikan izin dibukanya kembali rumah ibadah cakupannya juga hanya untuk kegiatan ibadah rutin.

"Jadi masjid, musala, gereja, wihara, pura, kemudian kelenteng sudah mulai bisa membuka tapi hanya untuk kegiatan rutin," lanjut Anies.

Selain rumah ibadah, perkantoran, restoran, pasar nonpangan, serta pusat kegiatan lain mulai diizinkan dibuka secara bertahap. Pembukaan juga diwajibkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, di antaranya kapasitas yang diizinkan hanya 50 persen.

Masyarakat menyambut baik rencana pembukaan rumah ibadah tersebut. Ketua RW 10 Ciracas, Jakarta Timur Aris Munandar mengatakan bahwa ia sudah mengimbau masyarakatnya untuk menyiapkan berbagai hal sesuai dengan protokol kesehatan yang telah disampaikan Anies.

Salah satunya dengan membuat grup khusus di aplikasi pesan singkat agar setiap informasi terbaru mengenai tata cara peribadatan bisa segera tersalurkan dengan masif.

"Saya mempunyai group khusus untuk menajamkan semua edaran himbauan maupun info info penting lainya agar lebih mengenai sasaran," ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (4/6).

Di Ciracas menurutnya ada sekitar lima masjid yang kembali dibuka hari ini dengan menggelar Salat Jumat sesuai dengan protokol kesehatan.

"Pembersihan sudah dihimbau dan sudah dilaksanakan. Selesai sholat pasti dibersihkan kembali," katanya.

Ia juga sudah meminta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk menyediakan tempat cuci tangan.

Terpisah, Lurah Kebon Sirih mengatakan bahwa untuk persiapan Salat Jumat hari ini esok hari ia akan segera mengeluarkan imbauan kepada masyarakat sesuai dengan anjuran Gubernur.

"Akan jaga jarak, terus kapasitas tempat ibadah juga cum 50 persen," katanya.

Salat jumat di masa pendemi ini sendiri masih jadi perdebatan. Sempat ada usulan salat jumat digelar bergelombang namun sempat ditentang oleh Majelis Ulama Indoensia (MUI) Pusat.  MUI lebih menganjurkan salat jumat digelar di tempat besar seperti stadion atau aula. 

Namun MUI DKI Jakarta membolehkan salat jumat digelar bergantian untuk menjaga kerumunan atau kerapatan jamaah salat. Belakangan MUI pusat membolehkan salat jumat digelar bergantian.

(tst/sur)

[Gambas:Video CNN]