"Itu kejadiannya ada di Rumah Sakit Mekarsari (Bekasi Timur). Warganya (jenazah) bukan warga Bekasi Timur," ujar Camat Bekasi Timur, Widy Tiawarman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (9/6).
Kejadian tersebut terjadi pada Senin (8/6) siang. Widy belum mengetahui alasan keluarga menjemput sang pasien. Hingga saat ini aparat desa masih mencari informasi terkini terkait status terakhir pasien sebelum meninggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dengar informasi bahwa ini (kasus pengambilan jenazah) sudah diambil alih oleh kepolisian Polres kota Bekasi," ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (9/6).
Sementara itu Kepala Polres Kota (Kapolresta) Bekasi, Wijonarko mengatakan bahwa kejadian itu masih dalam tahap penyelidikan.
"Sudah ditindaklanjuti dengan mencari fakta sebenarnya. Sementara saat ini masih dalam penyelidikan," ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (9/6).
[Gambas:Instagram]
Video itu diunggah sekitar 11 jam yang lalu dan sudah diputar sebanyak 65 ribu kali. Dalam caption-nya, akun itu mengatakan bahwa terjadi keributan di sebuah rumah sakit di Bekasi.
"Terjadi keributan di sebuah rumah sakit di daerah Bekasi. Masyarakat Desa Srimukti Kampung Gubus Dukuh telah meninggal dunia," bunyi kutipan di publikasi tersebut yang dikutip Selasa (9/6). (ain/ndn/ain)