PPDB Jakarta Dimulai Hari Ini, Wajib Prapendaftaran Daring

CNN Indonesia | Kamis, 11/06/2020 06:54 WIB
Sejumlah calon siswa bersiap menyerahkan berkas-berkas kelengkapan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 untuk diverifikasi di SMA Negeri 1 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/7). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan sistem zonasi untuk PPDB 2018 julai dari TK hingga SMA untuk pemerataan akses dan kualitas pendidikan.  ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww/18. Ilustrasi pelaksanaan penerimaan peserta didik baru. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di DKI Jakarta dimulai hari ini, Kamis (11/6).

Bagi orang tua calon murid atau calon murid yang ingin mendaftar wajib melakukan prapendaftaran secara daring (online) terlebih dulu.

Demikian tercantum dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 501 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB Tahun Ajaran 2020/2021. Keputusan itu ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Nahdiana pada 11 Mei 2020.


Juknis itu menjelaskan pelaksanaan PPDB akan dimulai dari proses prapendaftaran yang berlangsung 11 Juni-3 Juli 2020.

"Jadwal prapendaftaran secara daring mulai tanggal 11 Juni sampai dengan tanggal 3 Juli 2020, kecuali hari Minggu dan hari libur nasional," bunyi salah satu poin dalam salinan Kepdis mengenai juknis PPDB Jakarta itu.

Dalam keputusan tersebut, calon peserta didik baru dapat melakukan prapendaftaran secara daring melalui situs ppdb.jakarta.go.id pada waktu yang telah ditentukan. Kemudian calon peserta harus mengunggah foto atau hasil pindah dokumen asli sebagai persyaratan prapendaftaran PPDB Jakarta.

Calon peserta didik baru yang harus melakukan prapendaftaran dibagi enam kelompok. Di antaranya calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Kartu Keluarga (KK) dan bersekolah di luar Provinsi DKI Jakarta.

Kemudian calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di luar Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Kartu Keluarga (KK) dan bersekolah di Provinsi DKI Jakarta.

Calon peserta didik baru yang bertempat tinggal di luar Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Kartu Keluarga (KK) dan bersekolah di luar Provinsi DKI Jakarta.

Keempat, calon peserta didik baru lulusan tahun sebelumnya (paling lama 2 tahun). Kelima calon peserta didik baru yang berasal dari Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK).

Terakhir, calon peserta didik baru yang berasal dari sekolah asing dengan melampirkan surat rekomendasi dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta mengikuti seleksi persyaratan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Selama PPDB.

Staf SMKN 26 Rawamangun, Jakarta Timur, menyiapkan bangku antrean dengan jarak sosial dalam persiapan pelayanan Posko Penerimaan Peserta Didik Baru 2020 dengan standar pencegahan penyebaran pandemi Covid-19,  Sabtu, 30 Mei 2020. Persiapan ini dilakukan SMKN 26 Rawamangun  yang ditunjuk sebagai posko PPDB untuk melayani peserta penerimaan calon peserta didik sejumlah sekolah di area Timur I. CNN Indonesia/Adhi WicaksonoStaf SMKN 26 Rawamangun, Jakarta Timur, menyiapkan bangku antrean dengan jarak sosial dalam persiapan pelayanan Posko PPDB 2020 dengan standar pencegahan penyebaran pandemi Covid-19, 30 Mei 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk diunggah dalam prapendaftaran daring itu beragam, tergantung tingkat sekolah.

Untuk jenjang SD, syarat yang dibutuhkan di antaranya akta kelahiran/surat keterangan lahir, kartu keluarga, dan surat pernyataan pertanggung jawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp6.000.

Sementara, untuk jenjang SMP serta SMA/SMK yakni akta kelahiran/surat keterangan lahir; kartu keluarga, rapor kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester 1 SD/SDLB/MI, Paket A atau SKYBS untuk PPDB SMP; atau rapor kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 semester 1 SMP/SMPLB/MTs, Paket B atau SKYBS untuk PPDB SMA atau SMK.

Kemudian sertifikat akreditasi sekolah asal, dan surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak tentang keabsahan dokumen dari orang tua/wali calon peserta didik baru bermaterai Rp6.000. 

Juknis itu menegaskan kepada calon peserta didik baru harus mengikuti proses prapendaftaran. Jika tidak, calon peserta didik baru tidak dapat mengikuti proses PPDB Jakarta selanjutnya. (kid/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK