Kronologi Rumah Kader PDIP Dilempar Bom Molotov 3 Kali

CNN Indonesia | Selasa, 28/07/2020 20:03 WIB
Polda Jawa Barat menyatakan rumah kader PDIP di Bogor dilempar molotov sebanyak tiga kali pada Selasa (28/7) dini hari. Ilustrasi tempat kejadian perkara (iStockphoto/Herwin Bahar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga mengatakan rumah kader PDIP Rosenfield Panjaitan di Kabupaten Bogor dilempar bom molotov sebanyak tiga kali. Terjadi pada pukul 02.37 WIB, Selasa (28/7) di Megamendung, Kabupaten Bogor.

"Telah terjadi pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh orang tidak dikenal," kata Saptono dalam keterangannya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (28/7).

Merujuk keterangan korban, Saptono mengatakan pelemparan bom molotov terjadi sebanyak tiga kali. Pertama, molotov mengenai kaca bagian depan rumah.


Kedua, mengenai teras depan rumah, tepatnya di dekat pintu
garasi rolling door. Ketiga, molotov mengenai garasi mobil dan mengenai bagian belakang mobil Corona DX warna merah.

Saptono mengatakan korban bersama keluarga sedang tidur di dalam rumah saat pelemparan bom molotov terjadi. Korban baru mengetahui rumahnya menjadi sasaran molotov di pagi hari.

"Diketahui oleh saudara Rosenfield pada jam 06.15 WIB teras rumah dalam keadaan bekas terbakar dan terdapat 3 botol yang sudah pecah," tutur Saptono.

Saptono menuturkan kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan.

"Mengumpulkan bahan keterangan dan mengamankan TKP," ucap Saptono.

Terkait peristiwa ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat, Ono Surono meminta polisi menangkap dan pelaku pelemparan bom molotov.

"DPD PDIP Jabar mengutuk keras dan meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan proses hukum terhadap pelaku," kata Ono dalam keterangannya, Selasa (28/7).

Selain itu, kata Ono, dirinya juga meminta kepada kader partai banteng di Jabar khususnya di Kabupaten Bogor tak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya insiden tersebut kepada polisi.

(dis/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK