Polisi: Ibu Penggunting Bendera Merah Putih Tak Benci NKRI

CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 09:42 WIB
Polisi menyebut alasan ibu menggunting bendera guna menghilangkan kebiasaan anaknya tersebut karena gangguan mental. Ilustrasi bendera Merah Putih. Polisi menyebut alasan ibu menggunting bendera guna menghilangkan kebiasaan anaknya tersebut karena gangguan mental. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Erdi A. Chaniago mengatakan seorang ibu yang terekam menggunting bendera merah putih tak memiliki maksud apapun.

Menurutnya, ibu yang tinggal di daerah Sumedang itu juga tak mempunyai kebencian terhadap bendera maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Dari hasil pemeriksaan, ibu tersebut tidak mempunyai maksud apapun juga terkait kebencian terhadap merah putih ataupun NKRI," kata Erdi di Bandung, Rabu (16/9).


Erdi menyebut Polres Sumedang telah memeriksa tiga orang saksi, yakni PO, AN, dan DYH. Perempuan berinisial PO ialah sosok yang mengguntinh bendera tersebut.

Menurutnya, alasan PO menggunting bendera merah putih untuk menghilangkan kebiasaan anaknya yang kerap memegang bendera tersebut karena gangguan mental. Setiap harinya anak tersebut selalu memegang bendera merah putih.

"Karena mungkin sudah terlalu lama melakukan hal tersebut, ibunya marah. Maka digunting lah bendera tersebut di depan anaknya," ujarnya.

Lebih lanjut, Erdi menyebut pihaknya masih mendalami unsur pidana UU ITE dalam aksi ibu tersebut. Aksi pengguntingan bendera tersebut terekam dalam video berdurasi 29 detik dan beredar di media sosial.

"Yang menjadi permasalahan adalah ternyata ada yang memvideokan dan memviralkan. Nah ini yang menjadi masalah," katanya.

Namun, Erdi belum mau menyebutkan siapa pelaku penyebaran ataupun pembuatan video tersebut. Ia memastikan penyidik masih mencari niat jahat dalam pembuatan dan penyebaran video tersebut.

"Apakah ini masuk kepada perbuatan melawan hukum atau terkait masalah informasi elektronik, penyidik sedang mencari perbuatan niat jahatnya (menyebarkan video)," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Sumedang memeriksa seorang ibu yang terekam kamera sedang menggunting-gunting bendera merah putih menjadi beberapa bagian. Aksi tersebut menjadi viral di media sosial.

"Kami lakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ada di dalam video," kata Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksamana saat dihubungi, Rabu (16/9).

(hyg/fra)

[Gambas:Video CNN]