Ruang Isolasi Covid RS Bahteramas Kendari Penuh

CNN Indonesia | Minggu, 20/09/2020 20:51 WIB
RS Bahteramas Kendari menyatakan tak dapat menampung pasien positif covid-19 karena kapasitas tempat tidur sudah penuh. Ilustrasi. (Antara Foto/M Risyal Hidayat)
Kendari, CNN Indonesia --

Ruang isolasi pasien covid-19 di Rumah Sakit Bahteramas Kendari penuh. Sebanyak 41 tempat tidur yang disiapkan telah diisi pasien yang terinfeksi virus corona.

Humas RS Bahteramas Kendari Masita menyatakan, ruang isolasi di rumah sakit pemerintah itu terbagi di dua gedung.

"Namun sudah full semua," kata Masita saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon selulernya, Minggu (20/9).


Masita menyebut, kondisi itu membuat pihaknya tidak bisa lagi menerima pasien rujukan yang terinfeksi virus asal Wuhan China itu. Untuk pasien baru yang hendak dirujuk, ia menyarankan agar mencari rumah sakit rujukan lainnya.

"Sebelum dirujuk ke Bahteramas kan ada namanya sistem rujukan. Kalau sudah penuh mau ke mana lagi. Yang jelas sekarang penuh, tidak menerima pasien baru," katanya.

Ia melanjutkan, pihaknya tidak bisa merelokasi pasien Covid ke ruang perawatan lain karena di rumah sakit tersebut ada banyak pasien di luar penyakit Covid.

"Tidak bisa ditaruh dengan pasien lain. Jangan sampai bisa (menginfeksi) yang lain," jelasnya.

Ia menuturkan kewenangan untuk penambahan ruang isolasi baru berada di Pemprov Sultra. Sejauh ini, kata dia, sudah ada beberapa gedung isolasi baru yang disiapkan pemerintah.

"Sudah ada seperti di Diklat dan di Bandara itu," imbuhnya.

Kata Masita, pada hari ini, terdapat delapan tenaga kesehatan (nakes) di RS Bahteramas yang dinyatakan terinfeksi Covid. Yakni, tiga orang dokter, empat perawat dan perawat anastesi satu orang.

"Saya tidak tahu terpapar di mana, namun orang rumah sakit terinfeksi sudah risiko karena setiap hari kontak langsung dengan pasien yang bisa saja orang tanpa gejala," katanya.

Pada Minggu (20/9), Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara mengumumkan tambahan 72 kasus baru di Bumi Anoa. Total pasien terinfeksi Covid sebanyak 2.187 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.372 orang dinyatakan sembuh. Gugus Tugas Covid-19 Sultra turut melaporkan tambahan satu pasien baru meninggal dunia, seorang laki-laki 53 tahun yang berasal dari Kabupaten Kolaka. Sejauh ini, sudah ada 48 orang warga Sultra meninggal akibat virus corona.

(pnd/ugo)

[Gambas:Video CNN]