Satgas Klaim Kasus Aktif Corona Turun Jadi 23,6 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 23/09/2020 03:51 WIB
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengklaim kasus aktif covid-19 turun menjadi 23,6 persen, lebih rendah dari pekan lalu 25 persen. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto: CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengklaim jumlah kasus aktif covid-19 pekan ini 23,6 turun dibandingkan pekan lalu yakni 25 persen.

Menurut Doni, jumlah kasus aktif tersebut lebih rendah dibanding jumlah kasus aktif secara global.

Hal tersebut disampaikan Doni dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks DPR RI, Selasa (22/9).


"Dari 25 persen jadi 23,6 persen dari total kasus terkonfirmasi nasional. Angka kasus aktif nasional ini juga di bawah angka kasus aktif global 23,9 persen," kata Doni.

Berdasarkan data Senin (21/9), jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia mencapai 248.852, dengan 180.797 orang dinyatakan sembuh dan 9.677 orang meninggal dunia.

Adapun, jumlah kasus aktif di Indonesia hingga Senin mencapai 58.378 kasus.

Selain itu, Doni mengatakan, angka kesembuhan secara nasional juga meningkat menjadi 75,5 persen. Sementara angka kematian turun hingga 3,9 persen.

Kepala BNPB itu mengklaim angka kematian terus turun dibandingkan kondisi awal pandemi yang mencapai lebih dari 9 persen. Ia berharap dapat menekan angka kematian sebanyak-banyaknya sehingga tidak ada lagi korban jiwa akibat covid-19.

"Kita terus menekan angka kematian menjadi 3,9 persen, yang mana pada awal angka kematian kita termasuk sangat tinggi, mencapai lebih dari 9 persen," paparnya.

Namun begitu, menurut Doni, angka-angka tersebut masih bergerak secara fluktuatif. Oleh sebab itu, ia mengatakan, pemerintah dan masyarakat harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan mewaspadai penularan.

"Hari ini kita bisa di atas, tapi kalau lengah sedikit kita bisa di bawah global. Kasus aktif juga sangat fluktuatif setiap harinya," pungkasnya.

(dmi/pris)

[Gambas:Video CNN]