Modal Putri Ma'ruf Bikin Tangsel Lebih Baik: Intuisi Keibuan

CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 11:45 WIB
Siti Nur Azizah, calon wali kota Tangerang Selatan, mengklaim intuisi keibuan yang ia miliki bisa memudahkannya memimpin Kota Tangsel. Calon Wali Kota Tangerang Selatan Siti Nur Azizah. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Calon Wali Kota Tangerang Selatan yang juga putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah mengaku salah satu modalnya maju Pilkada Serentak 2020 mendatang karena intuisi keibuan.

Ia mengklaim intuisi keibuannya bisa menjadi salah satu pembeda dari rival pasangan calon lainnya dan bisa memberikan kemudahan dalam memimpin Kota Tangsel.

"Atmosfer intuisi keibuan saya menjadi sebuah cara bagi saya untuk ikut menjadi bagian dari solusi Kota Tangsel agar bisa lebih baik tentunya," kata Azizah dalam program Mata Najwa yang ditayangkan di Trans7, Rabu (30/9) kemarin malam.


Azizah bilang, intuisi seorang ibu yang cenderung telaten dapat menjadi solusi dalam mengatasi seabrek pekerjaan rumah (PR) Kota Tangsel. Selain itu, kariernya selama beberapa tahun menjabat di lingkungan Kementerian Agama juga menjadi modal jitu dalam maju di Pilwalkot Tangsel.

"Kebetulan saya punya background latar belakang seorang birokrat, hampir 20 tahun. Intuisi saya dalam tata kelola pemerintahan menjadi sebuah modal, yang tentu agak berbeda dengan kandidat lain, karena saya tidak punya beban masa lalu," jelasnya.

Lebih lanjut, saat disinggung terkait pendapat pribadinya soal keberlanjutan pilkada di tengah pandemi, Azizah percaya pelaksanaan pilkada ini sudah melalui rapat koordinasi yang matang antar lintas sektor.

Menurutnya, Pilkada Serentak 2020 merupakan sebuah cara untuk menyelamatkan keberlangsungan demokrasi di tanah air. Azizah juga menambahkan, suara kelanjutan pilkada tak hanya datang dari pasangan calon, tetapi juga dari sebagian masyarakat.

"Ada sebagian saya kira [yang setuju Pilkada lanjut], tidak semua masyarakat kemudian komplain soal apakah ini harus diteruskan atau ditunda, jadi memang ada dua pendapat," kata Azizah.

Meski begitu, Wakil Sekjen Partai Demokrat itu menyatakan siap mengikuti seluruh aturan. Azizah mengaku bakal tetap mengedepankan kesehatan masyarakat, serta selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam menjalani setiap tahapan pilkada serentak.

Azizah berpasangan dengan Rumahaben dan mendapat nomor urut 2 di Pilkada Kota Tangsel. Keduanya diusung koalisi tiga partai yakni, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Azizah-Rumahaben bakal bertarung melawan pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang mendapat urutan nomor satu, dan pasangan calon Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan yang mendapat urutan nomor tiga.

(khr/wis)

[Gambas:Video CNN]