Angka Kematian Covid di Kaltim-Jabar Tertinggi dalam Sepekan

CNN Indonesia | Selasa, 06/10/2020 20:50 WIB
Jumlah kasus kematian pasien Covid dalam sepekan terakhir diklaim mengalami penurunan 7,7 persen. Namun Jabar dan Kaltim masih mencatat kematian tinggi. Pemakaman jenazah korban virus corona (Covid-19). (AFP/BAY ISMOYO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat ada lima provinsi dengan kenaikan kasus kematian tertinggi dalam sepekan terakhir. Dari lima provinsi itu, Kalimantan Timur dan Jawa Barat masih menjadi daerah dengan kenaikan kasus kematian tertinggi pekan ini.

Perhitungan tersebut didapat dengan cara membandingkan selisih kasus kematian akumulatif di tiap provinsi pada pekan lalu yakni 20-27 September dengan 28 September-4 Oktober.

Selisih dari akumulasi kasus kematian di Kaltim naik menjadi 36 kasus dari pekan sebelumnya 7 kasus. Provinsi ini menjadi daerah dengan kenaikan kasus kematian tertinggi.


Kemudian di posisi kedua Jawa Barat. Meskipun selisih kasus kematian di Jabar pada pekan ini lebih sedikit dari pekan lalu, namun provinsi ini menjadi posisi kedua karena selisih angka kematiannya lebih banyak dari provinsi lainnya. Selisih angka kematian di Jabar pada pekan ini sebanyak 25 kasus, sebelumnya 52 kasus.

Di posisi ketiga yaitu Sumatera Barat, ada kenaikan 20 kasus kematian. Kemudian Aceh 17, dan Papua 15.

Secara nasional, jumlah kasus kematian dalam sepekan terakhir diklaim mengalami penurunan hingga 7,7 persen. Tiga provinsi yang diklaim berhasil menekan angka kematian adalah Jawa Tengah, Banten, dan Riau.

"Kami mengapresiasi kepada tiga provinsi yang berhasil menekan angka kematiannya pada pekan ini," kata Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito dalam Konferensi Pers di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (6/10).

Sementara kasus positif mingguan juga diklaim turun 7,4 persen. Penambahan kasus positif terbanyak yakni di Provinsi Maluku dengan selisih kasus positif 152 kasus. Kemudian disusul Riau yang naik 131 kasus, Gorontalo 107 kasus, Sulawesi Barat 99 kasus, dan Aceh 97 kasus.

Pada pekan lalu, lima provinsi dengan selisih kenaikan kasus positif tertinggi yakni Jawa Barat 1.726 kasus, DKI Jakarta 1.002 kasus, Kalimantan Timur 584 kasus, Sumatera Barat 603 kasus, dan Jawa Tengah 338 kasus.

"Bila dibandingkan dengan minggu lalu, penambahan positif di angka ribuan, tapi di minggu ini angkanya ratusan, jadi ini prestasi nasional yang luar biasa," kata Wiku.

Di sisi lain kasus sembuh nasional mengalami penurunan 0,9 persen. Meski demiian ada lima provinsi dengan selisih kasus sembuh terbanyak dalam sepekan terakhir.

Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan selisih sembuh terbanyak yaitu 894 kasus. Disusul Riau 471 kasus, Sumatera Utara 294 kasus, Sumatera Selatan 207 kasus, Bali 180 kasus.

Corona di 10 Provinsi

Wiku juga mengklaim penanganan covid-19 di 10 provinsi prioritas telah lebih baik. Klaim tersebut didasarkan pada hasil analisis mingguan Satgas Covid-19 per 27 September-4 Oktober.

Adapun 10 provinsi prioritas tersebut diantaranya Jawa Timur, Sumatera Utara, Papua, Bali dan Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

Wiku mengatakan, dari segi jumlah positif mingguan, 6 dari 10 provinsi mengalami penurunan kasus yang signifikan. Diantaranya adalah Sulsel, Sumut, DKI Jakarta, Jabar, Jatim, Kalsel.

"Penurunan kasus positif paling signifikan terjadi di Sulsel 30,1 persen, dan di Jabar 28,5 persen," kata Wiku.

Kasus meninggal juga diklaim mengalami penurunan signifikan di 4 provinsi prioritas yakni di DKI Jakarta, Jateng, Sulsel, dan Bali. Penurunan kasus meninggal paling signifikan terjadi di DKI Jakarta, Wiku menyebut angka kematian menurun hingga 62,4 persen.

Dari segi angka kesembuhan, Wiku mengatakan 7 dari 10 provinsi prioritas mencatat persentase sembuh di atas 70 persen. Namun ia tidak merinci 7 provinsi yang tingkat sembuhnya diklaim tinggi tersebut.

Wiku hanya menyebut dari10 provinsi prioritas itu Provinsi Jatim menjadi daerah dengan angka sembuh tertinggi.

"Provinsi dengan angka sembuh tertinggi adalah Jatim sebesar 88,53 persen," ucapnya.

Secara nasional, kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 311.176 kasus per Selasa (6/10), kasus sembuh 236.437 kasus, dan kasus meninggal 11.374 kasus.

(mln/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK