Kantor Ditutup, DPRD DKI Gelar Rapat di Puncak Bogor

CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 12:50 WIB
Dalam rapat yang membahas perubahan anggaran dalam APBD 2020, hadir perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta, seperti Sekda dan Bappeda. Komisi B DPRD DKI Jakarta menggelar rapat di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Ilustrasi (CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi B DPRD DKI Jakarta mengadakan rapat kerja di luar kota hari ini, Rabu (21/10). Rapat para anggota dewan Kebon Sirih itu dilakukan di Hotel Grand Cempaka Cipayung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan surat undangan rapat yang dilihat CNNIndonesia.com, rapat akan membahas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD DKI Jakarta 2020.

Selain kepada para anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, undangan ini diteruskan kepada Kepala Dinas Perhubungan; Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha.


Kemudian Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian; Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi; Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta; serta Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta.

Surat ini juga diteruskan kepada para kepala BUMD di Ibu Kota.

Saat dikonfirmasi, Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak mengatakan rapat di luar kota dilaksanakan karena Gedung DPRD DKI Jakarta tengah ditutup.

"Ya di Cipayung, Puncak. Itu milik DKI. Karena kantor kan ditutup, kalau rapat di Jakarta pakai restoran orang-orang pada ribut nanti," kata Gilbert saat dihubungi, Rabu (21/10).

Gilbert mengatakan pembahasan masalah anggaran sangat mendesak dilakukan saat ini lantaran sudah memasuki akhir tahun. Menurutnya, para anggota dewan harus tetap bekerja meski di tengah pandemi Covid-19.

"Sementara ini kan harus selesai cepat. Kita harus tetap bekerja dalam suasana pandemi," ujarnya.

Politikus PDIP itu menyebut seluruh anggota Komisi B DPRD DKI hadir dalam rapat ini. Selain itu, perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga ikut dalam rapat tersebut.

"Dari eksekutif lengkap. Legislatif juga saya lihat lengkap. Ini ada di depanku (Sekda dan Bappeda)," katanya.

Hingga kemarin, kasus positif virus corona di Jakarta mencapai 96.217 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.024 orang masih dalam perawatan dan 2.086 orang lainnya meninggal dunia.

(ctr/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK