Pangdam Siliwangi Siap Bantu Turunkan Baliho Rizieq di Banten

CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 11:32 WIB
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten siap membantu Satpol PP dalam menertibkan baliho tak berizin, termasuk baliho pemimpin FPI Rizieq Shihab. Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten siap membantu menurunkan baliho yang melanggar aturan, termasuk baliho Rizieq Shihab di Banten. Ilustrasi (CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Serang, CNN Indonesia --

Pangdam Siliwangi Mayor Jenderal Nugroho Budi Wiryanto mengatakan pihaknya siap membantu Satpol PP Pemprov Banten dalam menertibkan baliho tak berizin, termasuk baliho pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Kita menertibkan baliho yang tidak sesuai aturan, akan kita turunkan. Tetap mengedepankan Satpol PP, di backup Polri dan TNI," kata Nugroho di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (25/11).

Kapolda Banten Inspektur Jenderal Fiandar menyatakan pihaknya juga akan membantu Satpol PP menurunkan spanduk tidak berizin, termasuk baliho bergambar Rizieq Shihab.


Fiandar menyebut setiap spanduk hingga baliho harus memiliki izin dari pemerintah daerah (pemda). Pemasangan spanduk juga harus membayar restribusi, memperhatikan letaknya agar tak menimbulkan kesemrawutan.

"Satu kata dengan semua, spanduk yang ilegal, yang tidak izin dari pemda, ditempat terbuka, umum, diturunkan semua, bukan hanya HRS (Habib Rizieq Shihab), Satpol PP tentunya yang tahu mana yang terdaftar dan tidak," kata Fiandar.

Sebelumnya, Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman memerintahkan pasukannya mencopot baliho bergambar Rizieq di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dudung mengklaim tindakannya tersebut karena mendapat permintaan dari Satpol PP.

Kodam Jaya menilai pesan-pesan dalam baliho itu cenderung bernuansa provokatif.

Sikap Kodam Jaya tersebut lantas menuai kritik. Menurut sejumlah pihak, TNI menyalahi tupoksinya sebagai alat pertahanan negara.

(ynd/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK