5 Ribu Siswa di Surabaya Tes Swab Jelang Sekolah Tatap Muka

CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 15:42 WIB
Sebanyak 5 ribu siswa di Surabaya menjalani tes swab covid-19 sebagai persiapan untuk sekolah tatap muka pada Januari 2021. Ilustrasi siswa di Surabaya bakal menjalani tes swab sebelum sekolah tatap muka. (Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kota Surabaya menjadwalkan pelaksanaan tes swab covid-19 terhadap 5.000 siswa kelas IX SMP yang berlangsung serentak selama dua hari yakni 25-26 November 2020.

Tes itu dilakukan di puluhan SMP negeri dan swasta di kota pahlawan yang akan terlebih dahulu menggelar sekolah tatap muka, menyusul keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yang mengizinkan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021.

Kepala SMPN 1 Surabaya, Suharto, menyebut tes swab ini berlangsung secara sukarela. Bilamana wali murid keberatan anaknya mengikuti tes swab, maka pihaknya tak bisa memaksa.


"Siswa SMPN 1 dari 405 siswa itu sampai sekarang belum tahu hasilnya, dan itu kami swab semua," kata Suharto dikutip dari siaran CNNIndonesia.com, Selasa (26/11).

Suharto menyebut agenda tes swab dua hari ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan uji coba sekolah tatap muka.

Sebab, SMPN 1 merupakan salah satu sekolah menengah di Surabaya yang dijadwalkan melaksanakan uji coba sekolah tatap muka. Namun, Suharto menuturkan masih belum mengetahui jadwal pasti pelaksanaan uji coba tersebut.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara mengungkapkan pihaknya memeriksa seluruh siswa kelas 3 SMP untuk menghadapi kenaikan jenjang ke tingkat SMA.

"Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan akan merapatkan secara teknis uji coba sekolah tatap muka itu. Tentunya, nanti siswa-siswa ini akan dilakukan tes swab terlebih dahulu," ujar Febri.

Sebaran kasus covid-19 di Kota Surabaya per Rabu (25/11) menunjukkan jumlah kumulatif kasus positif sebanyak 16.734 kasus. Dari jumlah itu, 66 pasien menjalani perawatan, 15.465 pasien telah dinyatakan sembuh, sedangkan 1.203 pasien lainnya telah meninggal dunia.

Sementara berdasarkan peta zonasi dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Nasional, dalam pekan ini Kota Surabaya masuk ke zona oranye atau zona risiko sedang. Sedangkan pekan sebelumnya sempat masuk dalam zona kuning atau risiko penyebaran ringan.

(khr/psp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK