Prajurit TNI Perempuan Jadi Korban Jambret Ojol di Ciracas

CNN Indonesia | Jumat, 27/11/2020 11:59 WIB
Seorang prajurit TNI perempuan menjadi korban penjambretan oleh pengendara ojol yang menyebabkan satu ponsel raib. Ilustrasi. Prajurit TNI perempuan jadi korban jambret di Ciracas, Jakarta Timur. (Foto: iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang prajurit TNI perempuan menjadi korban penjambretan ponsel di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, yang dilakukan oleh pengendara ojek online (ojol).

"Korban sedang melaju naik sepeda motor lalu dipepet tersangka dan tas serta handphone-nya langsung diambil," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Timur dikutip dari Antara, Jumat (27/11).

Arie mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (15/11) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Taruna Jaya, Kecamatan Cibubur.


Saat menyadari menjadi korban penjambretan, kata Arie, prajurit TNI tersebut langsung mengejar dua orang pelaku yang berboncengan satu unit sepeda motor Honda Vario.

Namun korban terjatuh dari motor dan mengalami luka-luka saat mengejar pelaku.

"Pelaku kabur kemudian korban membuat laporan ke polisi," katanya.

Tim Buser Polsek Ciracas selanjutnya berhasil menangkap dua pelaku dan dua rekannya, pada Selasa (17/11).

Para pelaku itu ditangkap di dua tempat terpisah, yaitu Pondok Ranggon, Cipayung dan Lubang Buaya Jakarta Timur beserta barang bukti milik korban.

"Kita lacak pelaku. Akhirnya berdasarkan informasi dari CCTV dan pendalaman di TKP, tersangka ditangkap saat sedang menjual ponsel curian di toko ponsel," katanya.

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah dua kali melakukan aksi penjambretan di kawasan Lubang Buaya dan Ciracas.

"Pelaku saat menjalankan aksinya menggunakan jaket ojol. Sementara yang bersangkutan masih aktif sebagai pengendara ojek online," katanya.

(Antara/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK