DKI Klaim Tata Ulang Balai Kota Agar Lebih Rapi dan Menarik

CNN Indonesia | Kamis, 15/04/2021 00:40 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan telah mengeluarkan Kepgub yang berisi tnetang penataan ruang kantor perangkat daerah/unit kerja di lingkungan Balai Kota. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan penataan kantor di Balai Kota bertujuan agar lebih rapi dan menarik (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya menata ulang kantor Balai Kota agar lebih menarik. Penataan itu sendiri dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Anies Baswedan Nomor 442 Tahun 2021 tentang Penataan Ruang Kantor Perangkat Daerah/Unit Kerja pada Perangkat Daerah di Gedung Kompleks Balai Kota.

Salah satu ruangan yang rencananya bakal ditata yakni ruangan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan atau TGUPP.

"Penataan Balai Kota itu kan sesuatu yang biasa saja. Enggak ada masalah. Yang ditata itu dalam rangka supaya lebih rapi, tertata, lebih menarik, lebih fungsional supaya koordinasi lebih baik dan terintegrasi dengan baik," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (14/4). 


Sementara itu, Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi (ORB) Sekretariat DaerahDKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan rencana penataan sejumlah ruang kantor di Gedung Kompleks Balai Kota lantaran banyak organisasi perangkat daerah (ODP) yang berubah nomenklaturnya.

"Jadi ada beberapa nomenklatur OPD yang berubah. Jadi kita menetapkan itu. Sebenarnya sih [penataan ulang ruang kantor di Balkot] enggak ada masalah," kata Bayu saat dihubungi, Rabu (14/4).

Menurut Bayu, perubahan nomenklatur baru di sejumlah OPD itu harus disesuaikan. Namun, ia memastikan tidak ada perpindahan ruangan dalam penataan ruang kantor di Balai Kota.

Selain itu, menurut Bayu, perubahan nomenklatur itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

"Sekarang Perda 2 tahun 2019 ada beberapa OPD yang berubah nama dan sebagainya. Jadi untuk tertib administrasi sebenarnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana melakukan penataan sejumlah ruang kantor di Gedung Kompleks Balai Kota. Salah satu ruangan yang rencananya bakal ditata yakni ruangan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan atau TGUPP.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 442 Tahun 2021 tentang Penataan Ruang Kantor Perangkat Daerah/Unit Kerja pada Perangkat Daerah di Gedung Kompleks Balai Kota.

Kepgub itu menjelaskan bahwa selama masa penataan, perangkat daerah/unit kerja pada perangkat daerah tetap melaksanakan tugas dan fungsinya.

Kemudian, berkoordinasi dengan Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Sekda Provinsi DKI Jakarta untuk pemasangan partisi untuk sekat ruangan, pintu baru, dan/atau instalasi telepon, air, ac, dan listrik.

Lalu, berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI untuk pemasangan baru atau mutasi jaringan.

(dmi/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK