Wagub Akui DKI Makin Macet, Pemberlakuan Ganjil Genap Dikaji

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 19:44 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui saat ini ada peningkatan intensitas kepadatan lalu lintas di ibu kota. Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa, 20 April 2021. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mengkaji kemungkinan untuk menerapkan kembali kebijakan ganjil genap kendaraan bermotor. Kebijakan ganjil genap sebelumnya dicabut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui saat ini ada peningkatan intensitas kepadatan lalu lintas.

"Soal ganjil genap masih dalam kajian. Nanti, sabar. Memang ada peningkatan intensitas kepadatan lalu lintas," kata dia, di Balai Kota Jakarta, Selasa (20/4).


Namun begitu, Riza menyebut kondisi tersebut masih terkendali. Ia bakal menyampaikan kepada publik jika akan memberlakukan kembali ganjil genap.

"Nanti akan segera kami sampaikan kepada media, publik, kalau memang nanti mulai diberlakukan ganjil-genap. Kita akan lihat nanti," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi mengatakan mobilitas warga Jakarta meningkat dalam beberapa pekan terakhir seolah penyebaran Covid-19 telah hilang.

"Dalam dua minggu terakhir, mobilitas penduduk DKI Jakarta naik dengan sangat drastis seolah Covid-19 sudah tidak ada," kata Sonny.

Selain itu, tingkat kepatuhan warga ibu kota terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 menurun sepekan ini. Seperti persentase penggunaan masker yang awalnya sudah mencapai 85 persen lebih, kini berkurang menjadi 80-81 persen.

Pada akhir pekan lalu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan kasus positif Covid-19 di Jakarta kembali naik cukup signifikan dalam dua pekan terakhir. Padahal sebelumnya angka positif disebut sudah mulai menurun secara perlahan.

Widya menjelaskan sebulan belakangan, penambahan kasus harian Covid-19 di Ibu Kota cenderung fluktuatif. Penambahan kasus beberapa kali masih tercatat lebih dari seribu dalam sehari, meskipun jika dirata-rata terdapat penurunan.

"Ini mulai meningkat lagi. Saya ingatkan warga DKI bahwa 3M termasuk menghindari kerumunan dan menghindari mobilisasi, sangat penting. Karena pengalaman kita tahun lalu dan akhir minggu ini, menunjukkan aktivitas penduduk sudah meningkat dan angka kami sudah bergerak naik," kata Widyastuti dalam siaran langsung dalam siaran langsung di kanal Youtube FMB9ID_IKP, Jumat (16/4).

(dmi/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK