Sebulan TPU Rorotan Tampung 200 Jenazah Protokol Covid

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 18:28 WIB
TPU Rorotan di Jakarta Utara yang baru dibuka akhir Maret lalu, langsung menampung 200 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19. Petugas pemakaman di TPU Rorotan memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara telah menerima sekitar 200 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 sejak mulai dibuka pada akhir Maret lalu.

"Dari 2 hektare sudah siap 3 ribuan (petak makam). Saat ini sudah terpakai 200 lah. Masih banyak. Mudah-mudahan ketersediaannya tidak terpakai," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzy Marsitawati di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/5).

Suzy mengatakan, proses pematangan lahan di Rorotan terus dilakukan.


Ia menyebut, jika nantinya lahan yang disiapkan untuk pemakaman covid-19 tidak terpakai semua, akan dialihkan untuk pemakaman non-covid-19.

"Kan angka kematian selain Covid ada yang lain. Ada manula, dan lain-lain. Jadi masih membutuhkan makam," kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan, selain TPU Rorotan, ada beberapa TPU lainnya di Jakarta yang masih menerima pemakaman baru dengan protokol Covid-19.

"Di Srengseng Sawah, di Dukuh (untuk petak makam baru). (TPU lainnya) masih bisa untuk tumpang," kata dia.

TPU Rorotan yang berlokasi di RW 09 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing mulai difungsikan pada Jumat (26/3). Pembukaan lahan ini dilakukan oleh Pemprov menyusul penuhnya beberapa TPU yang melayani pemakaman khusus protokol Covid-19.

Saat dibuka, TPU ini diutamakan melayani pemakaman bagi jenazah Covid-19 yang ber-KTP DKI Jakarta.

"Diutamakan khusus jenazah Covid-19 yang ber-KTP DKI Jakarta terlebih dahulu karena kondisinya darurat mengingat keterbatasan lahan pemakaman Covid-19 di wilayah DKI Jakarta," kata Plt Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Mila Ananda dalam keterangannya, dikutip Senin (29/3).

(yoa/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK