UPDATE CORONA 4 MEI

Rangkuman Covid: Klaster Tarawih Hingga Larangan Mudik Lokal

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 18:05 WIB
CNNIndonesia.com merangkum sejumlah peristiwa dan kebijakan pemerintah terkait pandemi virus corona di tanah air. Ilustrasi tim medis khusus penanganan virus corona di Indonesia (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Virus corona (Covid-19) telah mewabah di Indonesia sejak 15 bulan belakangan. Sebanyak 45 ribu jiwa di Indonesia meninggal dunia usai terinfeksi virus tersebut.

Perkembangan kasus positif Covid-19 sempat mengalami penurunan signifikan mulai Februari 2021 lalu. Namun, kini Indonesia kembali dihadapkan pada potensi lonjakan kasus Covid-19.

Potensi lonjakan itu didasari oleh beberapa faktor, yakni jelang libur panjang Idulfitri dan keberadaan mutasi virus corona dari negara lain.


CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, yakni sebagai berikut.

Jateng-Jabar Zona Merah

Sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah kembali masuk kategori zona merah atau wilayah risiko tinggi penularan virus corona.

Daerah zona merah di provinsi Jawa Tengah yakni Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Lalu dua lainnya dari Provinsi Jawa Barat, yakni Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung Barat.

Klaster Tarawih

Sebanyak 22 warga Kelurahan Murtigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta positif terinfeksi virus corona akibat salat tarawih berjamaah di masjid.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul Sri Wahyu Joko Santoso menyebut penularan bermula dari seorang warga yang tetap mengikuti salat tarawih berjamaah padahal memiliki gejala mirip Covid-19.

Varian India dan Afsel

Kementerian Kesehatan mengonfirmasi satu kasus mutasi virus SARS-CoV-2 varian B1351 asal Afrika Selatan ditemukan pada salah seorang warga yang tinggal di Bali. Warga berusia 48 tahun itu telah meninggal dunia pada 16 Februari lalu.

Sementara dua kasus mutasi virus SARS-CoV-2 varian B1617 asal India terdeteksi pada WNI tenaga kesehatan di DKI Jakarta, dan satu WNA India yang sempat berada di DKI Jakarta.

Kini, WNI tenaga kesehatan tersebut menjalani isolasi mandiri. Sementara warga India menjalani pemulihan diri di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Semua Jenis Mudik Dilarang

Pemerintah melarang semua jenis mudik Lebaran di tengah pandemi virus corona. Mudik baik lokal maupun mudik perjalanan antarprovinsi dilarang selama 6-17 Mei mendatang. 

Pernyataan pemerintah itu merespons beberapa kepala daerah yang membolehkan mudik lokal dalam wilayah aglomerasi selama periode 6-17 Mei, salah satunya yang dilakukan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah.

Progres Vaksinasi

Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 12.672.864 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona per 4 Mei pukul 12.00 WIB. Sementara 7.981.055 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin.

Program vaksinasi diharapkan dapat menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. Diprediksi akan tercapai jika vaksinasi berhasil dilakukan terhadap 181.554.465 penduduk.

Kasus Covid di Indonesia

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia telah menginjak angka 1.686.373 per 4 Mei 2021. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.541.149 di antaranya telah sembuh dan 46.137 meninggal dunia usai terinfeksi virus corona.

Merujuk data Satgas Penanganan Covid-19, pasien yang sembuh bertambah .5.658 dari hari sebelumnya. Kemudian pasien yang meninggal dunia bertambah 188 dibanding hari sebelumnya. Sementara kasus positif bertambah 4.369 dari hari sebelumnya.

(khr/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK