LaporCovid-19 Soroti Vaksinasi Papua Rendah Jelang PON XX

CNN Indonesia | Jumat, 24/09/2021 16:56 WIB
Target vaksinasi Pemprov Papua dari total sasaran 2.583.771 orang baru menyentuh 21,66 persen dosis pertama, dan 13,9 persen untuk dosis kedua. Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah calon penerima vaksin COVID-19 di Agats, Asmat, Papua, Kamis (1/7/2021). (ANTARA FOTO/ANTARA FOTO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Koalisi Warga LaporCovid-19 menyoroti capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Papua yang masih rendah menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Acara ini akan dihelat di bumi cendrawasih pada 2-15 Oktober 2021.

Kolaborator Saintis LaporCovid-19 Iqbal Elyazar mempertanyakan capaian upaya akselerasi pemerintah untuk menggenjot vaksinasi di Papua, mengingat pelaksanaan PON tinggal menghitung hari.

"Kalau melihat time series pelaksanaan vaksinasi, saya tidak melihat hal yang drastis sehubungan dengan adanya kegiatan penyelenggaraan PON ini," kata Iqbal dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Lapor Covid 19, Jumat (24/9).


Iqbal menyebut, apabila menilik data Kementerian Kesehatan per hari ini, maka capaian vaksinasi dosis pertama di Papua baru menyentuh 559.745 orang, sementara dosis kedua baru 359.264 orang.

Dengan demikian, target vaksinasi Pemerintah Provinsi Papua dari total sasaran 2.583.771 orang baru menyentuh 21,66 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 13,9 persen.

"Yang paling penting, kalau baca vaksin Covid-19 ini yang perlu dilihat adalah sebenarnya dosis kedua, karena seberapa banyak kelengkapan atau proteksi yang diberikan oleh vaksin ini kepada populasi penduduk," jelasnya.

Melihat data capaian vaksinasi di Papua, Iqbal jadi sangsi akan rencana-rencana yang dibuat pemerintah dalam melaksanakan PON, di antaranya seperti semua atlet dan ofisial harus sudah mendapat vaksinasi kendati tidak disebutkan dosis satu atau dua.

Kemudian petugas pendukung acara sudah harus divaksinasi, penonton dan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pertandingan juga harus divaksin, serta penguatan protokol kesehatan Covid-19 selama penyelenggaraan PON.

"Beberapa informasi dari penyelenggara, jadi ada rencana pencegahan. Nah, ini kadang-kadang ya mungkin terlihat lebih bagus di atas kertas ya," ujar Iqbal.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sebelumnya memastikan pemerintah sepanjang September bakal mengakselerasi capaian vaksinasi virus corona di wilayah Papua guna kepentingan PON.

Terdapat lima dari empat kabupaten/kota penyelenggara PON yang masuk dalam prioritas penerima vaksin Covid-19. Kelima kabupaten kota itu yakni; Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Keerom.

(khr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK