FORMULA 1

McLaren Ditinggal Salah Satu Petingginya

Reuters/Vriana Indriasari, CNN Indonesia | Kamis, 23/10/2014 10:30 WIB
McLaren Ditinggal Salah Satu Petingginya McLaren setujui permintaan Direktur Olahraganya, Sam Michael, untuk pensiun pada akhir musim. (Reuters/Pablo Sanchez)
London, CNN Indonesia -- Direktur Olahraga tim Formula 1 McLaren, Sam Michael, memutuskan akan pensiun dan meninggalkan tim tersebut setelah musim ini berakhir.

Hal ini dibenarkan seorang sumber, sebagaimana dilansir Reuters. Menurut sumber tersebut, rencana pensiun Michael sudah disetujui dan pria berusia 43 tahun itu akan resmi pergi pada Maret 2015.

Michael berencana kembali ke kampung halamannya, Australia, setelah 21 tahun berkecimpung di olahraga ini. Michael hijrah ke McLaren sebelum musim 2013 dimulai. Sebelumnya, ia bekerja dengan tim Williams sebagai direktur teknik. Bersama McLaren, pria kelahiran 29 April 1971 ini bertanggung jawab mengembangkan dan mengarahkan pola operasional tim.


Beredar kabar bahwa tidak hanya Michael yang akan pergi dari McLaren. Kepala staff operasional, Jonathan Neale, dan Direktur Teknik, Tim Goss, juga dikabarkan akan hengkang. Namun rumor ini ditepis sang sumber.

Sumber juga memastikan bahwa Michael tetap akan berada di pit seperti biasanya pada gelaran GP Formula 1 di Austin, Texas, serta pada dua GP terakhir di Brazil dan Abu Dhabi.

Kepergian Michael dipastikan akan berjalan lancar. Ia diketahui sudah sangat ingin kembali ke Australia bersama istri dan dua anaknya yang kini beranjak remaja. Hubungan antara Michael dengan McLaren juga dipastikan tanpa masalah, termasuk dengan petinggi McLaren Ron Dennis.

McLaren yang pernah bertengger sebagai juara bertahan selama beberapa musim, puasa gelar pada dua tahun ke belakang. Gelar terakhir dipersembahkan pebalap asal Brasil Jenson Button, pada 2012 silam.

Pada 2013, untuk pertama kalinya tim McLaren gagal naik podium selama 24 tahun berkiprah di Formula 1.

McLaren akan mulai bekerja sama dan menggunakan mesin Honda musim depan. Hal ini menandai akhir kerjasama dengan Mercedes yang sudah terjalin sejak 1995.