Perempuan Penguasa Olah Raga

Lompatan Maria Londa yang Buat Indonesia Bangga

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Kamis, 22/01/2015 09:45 WIB
Lompatan Maria Londa yang Buat Indonesia Bangga Lompatan 6,55 meter di Asian games 2014 merupakan catatan terbaik sepanjang karier Maria. (GettyImages/Chung Sung-Jun)
Jakarta, CNN Indonesia -- Maria Natalia Londa lahir di Denpasar pada 29 Oktober 1990. Saat ini ia dikenal sebagai atlet lompat jauh dan lompat ganda.

Ia telah mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Atletik pada tahun 2007 dan Asian Games tahun 2014.

Dalam Sea Games tahun 2013, Maria juga berhasil mengantongi medali emas dalam nomer lompat jauh.


Maria merupakan atlet pertama Indonesia yang memenangkan medali emas di cabang atletik sejak 1998.

Sebelum Maria, Supriati Sutono adalah atlet Indonesia terakhir yang memenangkan emas untuk cabang atletik.

Supriati meraih emas dari nomor 5.000 meter pada Asian Games 1998.

Awal Pertemuan dengan Nomor Lompat

Maria mulai berlatih dan bertanding di nomor lompat jauh dan lompat ganda sejak tahun 2002 saat umurnya masih 12 tahun.

Sebelumnya, ia tertarik dengan nomor tersebut setelah melihat sang pelatih I Ketut Pageh yang sedang melatih timnya di Denpasar.

"Saya memilih nomor lompat jauh karena saya tidak suka berlari," kata Maria seperti yang dikutip dari situs Incheon.

Maria yang lulusan Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan PGRI Bali ini mulai masuk tim nasional pada tahun 2007.

Di SEA Games, kejuaraan internasional keduanya setelah Kejuaraan Atletik Dunia, Maria mengalami cedera dan terpaksa harus memulihkan diri hingga 6 bulan.

Mulai Bersinar

Maria yang mengidolakan atlet atletik asal Amerika, Carl Lewis, mulai kembali bersinar pada tahun 2011, setelah ia memenangkan dua medali perak di SEA Games, masing-masing untuk noor lompat jauh dan lompat ganda.

Dua tahun setelahnya, di kejuaraan dan nomor yang sama, Maria berhasil meningkatkan prestasinya dan memenangkan medali emas.

Dan di tahun 2014, Maria kembali membuat masyarakat Indonesia bangga, karena ia kembali memenangkan medali emas di Asian Games di nomor lompat jauh.

Prestasinya tersebut dihitung sebagai rekor baru bagi cabang olahraga atletik di Indonesia.

Ia memang tidak diberi target medali emas. Maria hanya diharapkan mampu memperbaiki lompatan sejauh 6,33 meter yang dicetaknya dalam Kejuaraan Nasional 2014.

Sebelum menciptakan rekor, beberapa kali lompatan Maria didiskualifikasi. Baru pada saat lompatan terakhir, Maria melompat sejauh 6,55 meter.

Berbekal lompatannya, Maria berhasil mengalahkan atlet Vietnam Bui Thi Thu Thao yang mendapat perak dengan lompatan sejauh 6,44 meter dan atlet Tiongkok, Jang Yanfei, dengan lompatan sejauh 6,34 meter.

Lompatan 6,55 meter di Asian games 2014 merupakan catatan terbaik sepanjang karier Maria.

Sebelumnya, ia juga pernah meraih catatan serupa saat tampil di Taiwan Terbuka pada 2012 lalu.

Satu hal yang pasti, medali Asian Games 2014 yang dimenangkan Maria adalah sejarah baru untuk Indonesia.



(ard/vws)