Dalam pertemuan tersebut PSSI dan tim Sinergis mengungkapkan visi membangun sepak bola Indonesia, terutama tim nasional, hingga 2045.
"Sinergis sudah berdiskusi lebih dari tiga bulan. Kesimpulan sementara, membangun sepak bola itu butuh waktu. Kita butuh momentum," kata Ketua tim Ad Hoc Sinergis PSSI, Suryopratomo usai pertemuan dengan JK, "2045 harus menjadi titik puncak pencapaian prestasi olahraga. Harus bisa menjadi tim yang lolos ke Piala Dunia. Kompetisi di Indonesia harus menjadi yang terbaik di Asia."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua punya satu tujuan, bagaimana prestasi persepakbolaan kita itu meningkat. Jangan kita selsalu dikalahkan oleh tim lain walaupun tim itu tidak terlalu kuat," kata JK.
Timnas Indonesia gagal di kompetisi sepak bola Asia Tenggara, Piala AFF 2014. Tersingkir di fase grup, dan untuk pertama kalinya dikalahkan tim Filipina dengan skor telak 0-4 di Hanoi, Vietnam.
Kemudian timnas Indonesia U-23 pun gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 setelah kalah telak 0-4 dari Korea Selatan U-23 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (31/3).
Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono usai pertemuan dengan JK mengungkapkan setelah gagal di kualifikasi Piala Asia U-23, kini tim ditargetkan mencapai hasil maksimal dalam Sea Games di Singapura pada Juni mendatang.
Pria yang akrab disapa Jokdri itu pun menegaskan pelatih timnas Indonesia U-23 Aji Santoso tetap dipertahankan pada jabatannya. (kid/kid)