Selain itu, seperti diungkap Media Officer Arema, Sudarmaji kepada CNN Indonesia, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) siap mengamankan pertandingan tersebut.
'Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Polda Jatim, Awi Setiono, soal pertandingan hari Sabtu, yang memberi izin pertandingan tersebut adalah Badan Intelijen Keamanan (BIK) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri),' tulis Sudarmaji dalam pesan singkat kepada CNN Indonesia, Jumat (3/4) siang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Awi mengungkapkan pihaknya akan mengamankan karena akan timbul keramaian orang di pertandingan tersebut.
"Kalau masalah izin itu wilayah Mabes Polri, " ujar Awi, "Walau begitu kami tetap mengantisipasi risiko gangguan keamanan terjadi pada pertandingan yang sudah dijadwalkan panpel."
Sebelumnya, Kamis (2/4), Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Rianto, mengatakan pihaknya sedang menanti surat pengajuan resmi dari PT Liga untuk dapat mengeluarkan izin penyelenggaraan kompetisi LSI 2015.
"Kami telah berkoordinasi dengan PT Liga untuk segera menuntaskannya, dan kami berharap dapat mengakomodir rekomendasi yang dikeluarkan BOPI. Pada prinsipnya, kami mendukung penyelenggaraan acara ini," kata Agus kepada CNN Indonesia. "Kalau sudah keluar izin, maka hal tersebut akan jadi patokan di daerah-daerah. Rekomendasi BOPI adalah salah satu kelengkapan yang dipergunakan untuk mengajukan izin kepada Polri selaku penanggungjawab di bidang keamanan."
Agus pun menegaskan polisi tak akan bertanggung jawab atas gangguan ketika pertandingan tetap dilaksanakan tanpa mendapatkan izin dari Mabes Polri.
"Bisa juga dihentikan dan panitia diminta pertanggungjawaban karena telah melanggar ketentuan, termasuk di antaranya rekomendasi dari BOPI," tukas Agus. (kid/kid)