Bonek Tolak Kongres PSSI di Surabaya

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Jumat, 17/04/2015 16:40 WIB
Bonek Tolak Kongres PSSI di Surabaya Kongres PSSI akan diadakan di Surabaya pada Sabtu (18/4) untuk memilih ketua umum PSSI. (CNN Indonesia/Martinus Adinata)
Surabaya, CNN Indonesia -- Suporter Persebaya 1927 yang akrab dipangil bonek menyatakan bahwa mereka menolak penyelenggaraan Kongres Luar Biasa PSSI di Surabaya pada Sabtu (18/4). Bonek juga akan melaksanakan longmarch sebagai aksi protes terhadap kehadiran PSSI.

"Kurang lebih lima ribu hingga sepuluh ribu orang akan menghadiri long march yang akan dimulai jam tujuh pagi tersebut," kata Dedy Ambon, aktivis bonek, ketika dihubungi CNN Indonesia pada Jumat (17/3).

"Dari semalam sudah berdatangan dari Jakarta, Bekasi, Batam, dan Kalimantan. Sementara malam ini dari Jember, Blitar, Kediri, dan daerah-daerah yang dekat dengan Surabaya."


Dedy kemudian menyatakan bahwa bonek sendiri telah mengirimkan pemberitahuan dengan polisi terhadap aksi yang akan mereka lakukan esok pagi.

Selain menolak Kongres Luar Biasa PSSI yang akan digelar untuk memilih ketua umum PSSI serta jajaran Komite Eksekutif tersebut, Dedy juga menyatakan bahwa tuntutan bonek adalah untuk mengembalikan klub kepada pemilik yang sebenarnya, yaitu 30 klub internal.

"Persebaya itu bukan milik perseorangan. Bukan milik La Nyalla (Mataliti, Wakil Ketua Umum PSSI), bukan milik Saleh Mukadar (ketua umum Persebaya 1927), atau punya yang lain. Persebaya adalah milik 30 klub internal," kata Dedy.

Dengan penolakan bonek serta tensi Surabaya yang memanas karena insiden penamparan dan penghentian secara paksa acara diskusi Persebaya di salah satu stasiun televisi lokal, kepolisian daerah Jawa Timur yakin Kongres akan berjalan lancar.

"Kami sudah siapkan dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob, dua SSP (Satuan Setingkat Pleton) Brimob, dan sabhara (Satuan Samapta Bhayangkara," kata Kasubdit Penmas Polda Jatim AKBP Dwi Setyorini saat dihubungi CNN Indonesia via telepon. "Jumlah ini juga ditambah bantuan dari Polrestabes Surabay dan juga polisi lalu lintas."

"Kami yakin berjalan lancar. Doakan saja." (vws)